Padahal jika kita merenung sejenak, setiap detik kehidupan adalah anugerah. Udara yang kita hirup, kesehatan, keluarga, bahkan kemampuan untuk berpikir dan berbicara semuanya adalah karunia yang tak ternilai.
Dari penjelasan diatas maka dapatlah kita simpulkan bahwa menjadi Muslim yang selalu bersyukur adalah kunci utama meraih ketenangan hati dan keberkahan hidup. Syukur bukan sekadar kata, tapi sikap hidup yang mencerminkan keimanan dan ketaatan kepada Allah SWT. Ia membuahkan optimisme, memperkuat keikhlasan, serta menjauhkan hati dari keluh kesah yang tidak perlu.
Marilah kita membiasakan diri untuk bersyukur, baik dalam kesenangan maupun dalam ujian. Sebab, siapa yang pandai bersyukur, maka Allah akan tambahkan nikmatnya. Siapa yang lalai dan kufur, maka sesungguhnya ia telah menyiapkan dirinya untuk kehilangan lebih banyak.
اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الشَّاكِرِينَ
Artinya:“Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang pandai bersyukur.”
Demikianlah penjelasan yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat buat kita semua. Aamiin. (djl)