Gembong Narkoba “El Mencho” Tewas dalam Operasi Militer, Pacar Jadi Kunci Pengungkapan Lokasi

Gembong Narkoba “El Mencho” Tewas dalam Operasi Militer, Pacar Jadi Kunci Pengungkapan Lokasi

Kejadian di Meksiko--

 

 

 

INDONESIA – Operasi besar-besaran yang memburu gembong narkoba paling dicari di Meksiko, Nemesio Oseguera Cervantes, berakhir tragis. Sosok yang dikenal dengan julukan “El Mencho” itu dilaporkan tewas pada Minggu (22/2/2026) setelah terluka dalam baku tembak dengan pasukan militer.

Oseguera (59) mengalami luka tembak saat bentrokan berlangsung dan meninggal dunia ketika diterbangkan menuju rumah sakit di Guadalajara. Operasi ini merupakan hasil kerja sama antara militer Meksiko dan Komando Utara militer Amerika Serikat (AS). Namun, faktor tak terduga justru menjadi kunci keberhasilan pelacakan sang buronan, yakni keberadaan pacarnya.

Pacar Ungkap Lokasi Persembunyian

Menurut keterangan Menteri Pertahanan Meksiko, Ricardo Trevilla, salah satu pasangan Oseguera bertemu dengannya di Tapalpa, sebuah desa vila di wilayah barat Meksiko, sekitar 130 kilometer dari Guadalajara, ibu kota negara bagian Jalisco.

“Pasangan romantis El Mencho dibawa ke sebuah rumah di Tapalpa oleh seorang kenalan tepercaya,” ujar Trevilla kepada wartawan, seperti dikutip AFP, Selasa (24/2/2026).

Pada Sabtu, perempuan tersebut bertemu dengan Oseguera sebelum meninggalkan lokasi, tanpa menyadari bahwa pergerakannya telah dipantau aparat. Informasi itulah yang kemudian dimanfaatkan Pasukan Reaksi Cepat Khusus Garda Nasional Meksiko untuk menyusun rencana penyerbuan.

Pasukan militer melakukan manuver darat dan udara secara rahasia guna mempertahankan unsur kejutan. “Setelah memastikan keberadaan Oseguera, mereka memutuskan untuk menyerbu peternakan tersebut,” kata Trevilla.

Baku Tembak dan Senjata Berat

Operasi tersebut berlangsung sengit. Oseguera diketahui membawa persenjataan berat, termasuk senjata serbu dan dua peluncur roket. Pengawalnya juga dikenal nekat dan pernah menggunakan bazooka untuk menjatuhkan helikopter militer pada 2015 demi menggagalkan upaya penangkapan.

Namun, pada operasi kali ini, “El Mencho” tak mampu meloloskan diri. Ia dan para pengawalnya mencoba kabur ke area hutan dan bersembunyi di semak-semak sebelum akhirnya dikepung pasukan militer.

Dalam baku tembak tersebut, satu helikopter militer sempat ditembak hingga harus melakukan pendaratan darurat di pangkalan terdekat. Oseguera dan dua pengawalnya terluka parah.

Sumber: