Hadits ini mengajarkan pola pikir syukur: memandang ke bawah agar hati tidak tergoda oleh keduniawian yang melalaikan, serta agar kita menyadari betapa banyak nikmat Allah yang telah diberikan kepada kita.
BACA JUGA:Memperkuat Hubungan dengan Allah di Bulan Syawal
Bentuk-Bentuk Syukur
Syukur dengan Hati:
Meyakini bahwa segala nikmat berasal dari Allah SWT. Tidak merasa semua diperoleh karena usaha semata.
Syukur dengan Lisan:
Sering mengucapkan "Alhamdulillah" dan memperbanyak pujian kepada Allah atas nikmat-nikmat-Nya.
Syukur dengan Amal:
Menggunakan nikmat tersebut dalam ketaatan kepada Allah. Misalnya, harta digunakan untuk zakat dan sedekah, ilmu digunakan untuk mendakwahkan kebaikan, kekuatan fisik digunakan untuk membantu sesama.
Keutamaan Orang yang Bersyukur
1. Dicintai Allah
Allah mencintai hamba-Nya yang pandai bersyukur. Dalam Al-Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 122 disebutkan:
وَاللَّهُ يُحِبُّ الشَّاكِرِينَ
Artinya: “Dan Allah mencintai orang-orang yang bersyukur.” (QS. Al-Baqarah: 122)
2. Selamat dari Siksa
Bersyukur menyelamatkan seseorang dari kemurkaan Allah. Kufur nikmat sebaliknya akan mengundang azab.