DPRD Tegaskan Utang Obat RSUD Tais, Sudah Dianggarkan di APBD Perubahan 2025
Sugeng Wakil Ketua I DPRD Seluma --
“Tentu selanjutnya akan kita pertanyakan kepada eksekutif, apa kendala sebenarnya sehingga utang obat tahun 2025 ini, menurut laporan RSUD Tais, dananya tidak tersedia,” ujarnya.
Sugeng menduga keterlambatan pencairan anggaran tersebut berkaitan dengan belum disalurkannya Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemerintah Provinsi Bengkulu atau faktor lain dari pemerintah pusat.
“Apakah kendalanya karena DBH dari Provinsi Bengkulu belum disalurkan, atau memang ada persoalan dari pusat, ini yang perlu kita pastikan,” tambahnya.
Ia mengingatkan, jika persoalan ini terus berulang, kepercayaan suplier obat nasional terhadap RSUD Tais dapat menurun dan berdampak pada sistem pengadaan obat ke depan. (adt)
Sumber: