3 Kecamatan dan 9 Desa Terendam di Seluma

 3 Kecamatan dan 9 Desa Terendam di Seluma

Salurkan bantuan--

 

 

LUBUK SANDI – Banjir yang terjadi Rabu (7/12) malam di Sleuma, ternyata menimpa 3 kecamatan. Informasi Badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) Seluma, ada 9 dea yang cukup terdampak dalam banjir ini. Banjir ini terjadi di Kecamatan Seluma Barat, Lubuk Sandi dan wilayah Kecamatan Air Periukan.

 

Informasi yang dikeluarkan BPBD Kabupaten Seluma, musibah bencana banjir bandang yang sempat tejadi pada Rabu (7/12) sore, sekitar pukul 16.00 wib hingga 17.30 wib. Pada saat kondisi hujan yang mengakibatkan air meluap. Hingga mengakibatkan banjir bandang hingga merendam ratusan rumah penduduk yang berada di  3 Kecamatan.

 

"Ada 9 desa yang terdampak akan musibah bencana banjir yang berada di tiga kecamatan," sampai Kepala BPBD Kabupaten Seluma, Mirin Najib, SH melalui Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Pauzan Aroni, SE saat dikonfirmasi Radar Seluma.

 

Adapun ke 9 desa yang terendam musibah bencana banjir yakni. Untuk di wilayah Kecamatan Lubuk Sandi merendam 50 rumah yang berada di Desa Dusun Tengah, 3 rumah di Desa Sakaian, longsor di Desa Napal Jungur dan Desa Talang Kebun, serta Desa Gunung Agung merendam 16 rumah. Untuk di wilayah Kecamatan Air Periukan merendam 6 rumah yang berada di Desa Padang Pelasan.

 

Sedangkan untuk di wilayah Kecamatan Seluma Barat merendam 10 rumah yang berada di Desa Lunjuk. 24 rumah yang berada di Desa Pagar Agung. Serta 18 desa yang berada di Desa Talang Tinggi.

 
Banjir yang melanda Dusun Tengah--

"Untuk perabotan rumah informasinya banyak yang hanyut, tetapi kita belum mendapatkan data ril nya. Untuk jalan menuju Desa Napal Jungur tertutup tanah longsor akan tetapi masih bisa dilewati," ujarnya.

 

Pauzan juga menambahkan, pasca kejadian musibah bencana banjir bandang tersebut. Pihaknya telah turun lapangan dan memberikan bantuan berupa air bersih dan bahan sembako kepada para korban yang terdampak akan bencana.

 

Sementara itu, menurut keterangan Kepala Desa Dusun Tengah, Hijrah, SPd saat dikonfirmasi Radar Seluma mengatakan, musibah bencana banjir tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 wib hingga 17.30 wib

 

"Tadi sore sekitar pukul 16.00 wib hingga 17.30 wib. Banjir bandang akibat luapan air merendam pemukiman warga," kata Hijrah.

 
banjir--

Dari data sementara, setidaknya ada sebanyak kurang lebih 50 rumah warga yang terendam akan musibah bencana banjir bandang. Serta satu unit sepeda motor milik warga yang ikut terseret air.

 

"Sekitar 50 rumah yang terendam dan 1 motor hanyut. Sampai saat ini belum ketemu dan masih dalam pencarian," ujarnya. (ctr)

Sumber: