Pengawasan Terhadap SPPG akan di-Intensifkan, Dinkes akan Sering Sidak

Pengawasan Terhadap SPPG akan di-Intensifkan, Dinkes akan Sering Sidak

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Seluma, Reza Ade Putri--

 

SELUMA, Radarseluma.disway.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten SELUMA melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) terhadap sejumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjalankan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan standar kebersihan dan sanitasi. Serta keamanan pangan tetap terjaga dalam proses penyediaan makanan bagi masyarakat. Pengawasan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjaga kualitas makanan yang disediakan melalui program MBG agar tetap aman, sehat dan layak dikonsumsi oleh para penerima manfaat.

 

BACA JUGA: BSI Perkuat Ekosistem Emas Nasional dengan Kelolaan Capai 22,5 Ton, Capaian Setahun Bullion

BACA JUGA:Doa-doa Mustajab Di Malam Lailatul Qadar, Amalan Istimewa Menggapai Ampunan Dan Kemuliaan Ramadhan

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Seluma, Reza Ade Putri mengatakan bahwa, pengawasan tetap dilakukan secara berkala meskipun SPPG telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Menurutnya, keberadaan sertifikat tersebut bukan berarti proses pengawasan dapat dihentikan.

Dirinya menegaskan bahwa standar kebersihan dan kesehatan lingkungan harus terus dipastikan tetap terpenuhi agar kualitas makanan yang diproduksi tetap terjaga.

 

"SPPG yang telah beroperasi lebih dari tiga bulan akan dilakukan evaluasi melalui inspeksi kesehatan lingkungan. Walaupun sudah memiliki SLHS, pengawasan tetap kami lakukan secara berkala setiap tiga bulan," kata Reza saat dikonfirmasi Radar Seluma.

 

Dalam kegiatan inspeksi tersebut, tim dari Dinkes Kabupaten Seluma melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai aspek kesehatan lingkungan di dapur SPPG. Pemeriksaan dimulai dari kondisi pekerja, kebersihan lingkungan sekitar, hingga fasilitas dapur yang digunakan dalam proses pengolahan makanan.

 

Petugas juga memeriksa sejumlah sarana penunjang lainnya seperti area parkir, kondisi bangunan, tempat penyimpanan bahan makanan, loker karyawan, toilet, serta fasilitas cuci tangan yang tersedia di lokasi dapur.

Selain itu, kondisi fisik bangunan juga menjadi bagian penting dari penilaian. Tim inspeksi mengecek kondisi lantai, dinding, serta langit-langit bangunan guna memastikan tempat pengolahan makanan memenuhi standar sanitasi yang telah ditetapkan.

Sumber: