Masyarakat Kurang Peduli, Sampah Kian Mengkhawatirkan di BS
Sampah di kawasan wisata--
BENGKULU SELATAN, Radarseluma.Disway.id - Permasalahan sampah belakangan ini semakin mengkhawatirkan.
Tantangan dalam pengelolaan sampah semakin berat, bukan hanya karena volumenya yang terus bertambah, tetapi juga karena karakteristik sampah yang semakin beragam. Penanganan sampah tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, melainkan harus melibatkan seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat.
BACA JUGA: 189 Pejabat Seluma Dilantik Bupati, Minta Profesionalisme ASN
BACA JUGA:Pelaku Curanmor Diringkus Polsek Talo, Saat Santai di Rumah
"Sampah bukan lagi barang buangan yang tak berguna. Jika dikelola dengan bijak, sampah bisa menjadi sumber energi, bahkan menjadi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat,"ujar Kepala DLHK BS, Erwin Muchsin,S.Sos.
Ia mencontohkan konsep pemanfaatan sampah sebagai sumber energi, mulai diterapkan. Transformasi sampah menjadi energi merupakan langkah cerdas. Yang mana dapat mengurangi timbunan sampah, hasil olahan ini juga bisa digunakan sebagai bahan bakar alternatif, pupuk organik, atau bahan kerajinan bernilai jual.
"Saya mengakui bahwa masih banyak masyarakat yang belum aktif dalam gerakan pengelolaan sampah. Sebagian masyarakat belum memahami bahwa sampah bisa memberikan nilai ekonomi,"ujar Erwin.
Erwin mengaku jika semua elemen bergerak bersama, bukan tidak mungkin, sampah yang selama ini menjadi masalah besar justru bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi Indonesia.
Sumber: