digital dan e-commerce. Proyek ketahanan pangan dan inisiatif pemerintah lainnya juga
diperkirakan mendorong permintaan layanan logistik.
“Beberapa faktor domestik turut memperkuat pertumbuhan logistik, termasuk pesatnya transaksi e-
commerce melalui media sosial, proyek hilirisasi industri, serta program pemerintah seperti Makan
Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih,” jelas Trismawan.
Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sebelas Maret (FEB UNS) Solo, Lukman
Hakim, menilai ekspor Indonesia pada 2026 masih berpeluang tumbuh, terutama dari sektor
manufaktur.
“Selama ini ekspor kita ditopang manufaktur seperti sepatu dan tekstil, meski tekstil tidak sekuat
dulu. Dengan melemahnya nilai tukar, produk kita justru menjadi lebih kompetitif di pasar global,”
ujarnya.
BACA JUGA: Beli Casing Emas, Anda Dapat Gratis iPhone 17 Pro Max
Menurut Lukman, tantangan tarif dan biaya masuk di sejumlah negara memang masih ada, namun