AI Hancurkan Monopoli Pengetahuan Kampus, SEVIMA & Prof Rhenald Kasali Berikan Tips Perubahan bagi Kampus

AI Hancurkan Monopoli Pengetahuan Kampus, SEVIMA & Prof Rhenald Kasali Berikan Tips Perubahan bagi Kampus

SEVIMA bersama Rhenald Kasali dan ratusan rektor diskusi perkembangan AI untuk perguruan tinggi --

 

Jakarta, Radarseluma.disway.id - Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia sekaligus Founder Rumah Perubahan Prof. Rhenald Kasali menyebut artificial intelligence (AI) telah menghancurkan monopoli pengetahuan yang selama ini dipegang dosen. Bahkan kerap viral di media sosial, candaan sebagian generasi muda yang menganggap kuliah adalah scam (penipuan).

 

 BACA JUGA:Emas Antam Hari Ini Turun Rp. 40 Ribu

BACA JUGA:Dalam Setahun, Ada Penambahan 2 Juta Nasabah BSI! Dampak Perkuat Transformasi Digital dan Bisnis Emas

 

Pernyataan itu disampaikan di hadapan ratusan pimpinan perguruan tinggi dalam Executive Workshop SEVIMA bertajuk “Lead The Future: Memimpin Orkestrasi Kampus Berdampak dengan Artificial Intelligence (AI) dan Kurikulum Outcome Based Education (OBE).” Bagi Prof. Rhenald Kasali, ini adalah wake-up call (panggilan) bagi Kampus untuk segera berubah.

 

“Sekarang, dosen bukan lagi satu-satunya sumber pengetahuan. GenZ sudah punya orang cerdas kepercayaan di sini. Dia lebih percaya yang disini. AI bisa menjelaskan lintas disiplin. Jadi kalau kita tidak melakukan apapun, AI sudah siap menghancurkan monopoli pengetahuan dari dosen,” ujar Rhenald dalam Executive Workshop SEVIMA,  Rabu (18/2/2026) di Rumah Perubahan, Jakarta.

Untuk berubah, pendidikan yang dulunya adalah proses menyalurkan ilmu dari dosen kepada mahasiswa, harus diubah. Yaitu untuk mengonstruksi manusia, membentuk dan mengembangkan potensi individu sesuai dengan keunikan masing-masing.

 

Untuk mendiskusikan problematika ini, hadir Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah III Kementerian Pendidikan Tinggi Sains dan Teknologi Dr. Henri Togar H. T., M.A., Guru Besar Universitas Indonesia dan penggagas Rumah Perubahan Prof. Rhenald Kasali, Ph.D., serta para pakar sebagai narasumber. Acara ini juga dibuka secara hybrid oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Gubernur DKI Jakarta, Menteri Agama, dan berbagai pejabat tinggi lainnya diikuti oleh ratusan rektor dari seluruh Indonesia. 

 

 BACA JUGA:Momentum Hijrah Transformasi Diri Menuju Pribadi Bertaqwa & Di Ridhoi Allah SWT

Sumber:

Berita Terkait