tidak berlaku untuk semua produk. Ia menilai peluang ekspor ke kawasan Timur Tengah dan Afrika
masih sangat terbuka, asalkan pemerintah mampu melakukan pemetaan pasar dengan tepat.
“Pemetaan pasar menjadi kunci untuk menentukan arah tujuan ekspor,” katanya.
Selain itu, dukungan terhadap pelaku usaha juga dinilai penting, mulai dari kemudahan perizinan,
kebijakan perpajakan, hingga akses pembiayaan. Dari sisi logistik, keberadaan pelabuhan yang
mampu disandari kapal berukuran besar akan membuat arus peti kemas lebih efisien tanpa harus
transit di negara lain.
BACA JUGA:Daftar Biji Kopi Paling Terkenal dan Paling Mahal di Dunia 2026, Ini Alasannya
Dengan penguatan infrastruktur, modernisasi alat, serta dukungan terhadap arus ekspor nasional, PT
Pelindo Terminal Petikemas tidak sekedar mengelola bongkar muat. Lebih dari itu, perusahaan ini
mengambil peran strategis sebagai penggerak rantai logistik dan penopang optimisme pertumbuhan
ekonomi Indonesia ke depan.