Keutamaan Bulan-Bulan Haram untuk Berdzikir
Perbuatan dzikir di bulan-bulan Haram dapat menghapus dosa, memperbaiki hati, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT, sebagaimana bulan-bulan ini dimuliakan dan dilarang untuk berbuat zalim.
Dalil Al-Qur'an dan Hadits yang Menyebutkan Keutamaan Dzikir Pagi dan Petang
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat Ali Imran ayat 190-191 yang berbunyi:
إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ وَاخْتِلَافِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لَآيَاتٍ لِّأُولِي الْأَلْبَابِ. الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللَّهَ قِيَامًا وَقُعُودًا وَعَلَىٰ جُنُوبِهِمْ
Artinya: “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, serta pergantian malam dan siang, terdapat tanda-tanda bagi orang yang berakal, yaitu orang-orang yang berdzikir kepada Allah sambil berdiri, duduk, dan dalam keadaan berbaring…” (QS. Ali Imran: 190-191)
Dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Tirmidzi Nabi Muhammad Rasulullah SAW bersabda yang berbunyi:
مَنْ قَالَ سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ، غُرِسَتْ لَهُ نَخْلَةٌ فِي الْجَنَّةِ
Artinya: "Barang siapa yang mengucapkan: Subhanallah, walhamdulillah, wa la ilaha illallah, wallahu akbar, maka akan ditanamkan untuknya satu pohon kurma di surga." (HR. At-Tirmidzi)
BACA JUGA:Meneladani Kesabaran Nabi Muhammad Rasulullah SAW di Bulan Dzulqa’dah
Dari penjelasan diatas maka dapatlah kita simpulkan bahwa membiasakan dzikir pagi dan petang, terutama di bulan-bulan Haram, merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam. Dzikir tidak hanya memberikan ketenangan batin, tetapi juga mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, serta memperbaiki kualitas hidup seorang Muslim. Di bulan-bulan Haram, setiap amal ibadah yang dilakukan memiliki keutamaan yang sangat besar, termasuk dzikir.
Dengan mengingat Allah di waktu pagi dan petang, kita menjaga hati kita agar tetap bersih dan terhindar dari godaan setan. Sebagai umat Islam, kita seharusnya memperbanyak dzikir di bulan-bulan Haram ini, karena Allah SWT telah menjanjikan pahala yang besar bagi mereka yang senantiasa mengingat-Nya.
Sebagai penutup, mari kita jadikan dzikir pagi dan petang sebagai kebiasaan yang tidak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari kita, terutama di bulan-bulan Haram yang penuh berkah ini. Dengan memperbanyak dzikir, kita tidak hanya mendapatkan pahala yang besar, tetapi juga menjaga hati kita agar tetap lurus di jalan-Nya. Semoga kita semua senantiasa diberi taufik dan hidayah oleh Allah SWT untuk terus berdzikir, baik di bulan-bulan Haram maupun di bulan-bulan lainnya. Aamiin.(djl)