5G Zhejiang Mobile, Membawa Layanan Kesehatan ke Pedesaan Tiongkok

  5G Zhejiang Mobile, Membawa Layanan Kesehatan ke Pedesaan Tiongkok

Layanan kesehatan sampai ke desa di Tiongkok--

Di Jingning, yang dikenal sebagai negeri "sembilan bagian gunung, setengah bagian air, dan setengah bagian ladang", mengunjungi dokter telah lama menjadi tantangan. Beberapa warga masih menghabiskan waktu satu jam untuk mencapai klinik kota dan lebih dari dua jam ke rumah sakit daerah. Dengan sistem baru ini, konsultasi dan diagnostik yang sebelumnya mengharuskan perjalanan ke kota kini dapat dilakukan hampir seketika.

 

BACA JUGA:Inilah Pintu-Pintu Neraka dan Calon Penghuninya

Untuk mengatasi kondisi geografis wilayah yang sulit, Zhejiang Mobile telah mengubah kendaraan layanannya menjadi klinik keliling berkemampuan 5G. Setiap van mempertahankan sinyal yang stabil di jalan berliku, mengirimkan gambar beresolusi tinggi dan hasil tes ke rumah sakit tingkat atas. Di dalamnya, perangkat lunak berbasis AI menganalisis gejala dan membantu dokter setempat dalam mendiagnosis pasien dan merekomendasikan perawatan.

 

Setiap kendaraan berfungsi sebagai rumah sakit mini, dilengkapi dengan lebih dari 20 jenis perangkat medis — mulai dari ultrasonografi portabel dan monitor EKG hingga alat analisis fungsi paru-paru. Dokter di kota dapat melakukan pemeriksaan, meresepkan obat, dan bahkan memberikan perawatan darurat di tempat. Untuk kasus yang rumit, mereka terhubung langsung dengan spesialis di rumah sakit kota atau provinsi melalui jaringan 5G yang sama.

 

Otoritas kesehatan setempat menyatakan bahwa platform Zhejiang Mobile membantu mengotomatiskan pemeriksaan penyakit kronis seperti hipertensi, penyakit jantung koroner, dan katarak, serta merekomendasikan obat atau tes lanjutan. Hal ini telah meningkatkan deteksi dini secara signifikan dan mengurangi kasus serius di kalangan lansia.

 

Agar "Rumah Sakit Bergerak Cerdas" tidak hanya melayani kebutuhan klinis harian tetapi juga tanggap darurat, Zhejiang Mobile bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk menghubungkan sistem data lintas departemen keamanan publik, urusan sipil, dan asuransi sosial. Perusahaan ini membantu membangun alur kerja terintegrasi yang menyatukan layanan darurat pra-rumah sakit dengan perawatan di rumah sakit.

 

Bila keadaan darurat terjadi di daerah pegunungan terpencil, sistem dapat secara otomatis mencocokkan dan mengirimkan rumah sakit bergerak dan ambulans, guna memastikan penyelamatan yang cepat dan terkoordinasi.

 

"Saat pasien naik ke kendaraan, teknologi pengenalan wajah segera mengonfirmasi identitas mereka dan mengambil informasi keluarga dan asuransi," kata Chen Lifeng, direktur Pusat Kesehatan Kotapraja Dajun di Kabupaten Jingning. "Semua prosedur pendaftaran dan penerimaan diselesaikan terlebih dahulu, sehingga pasien secara efektif diterima saat naik."

 

Sumber: