Elak Motor , Toyota Avanza Veloz Nyungsep ke Parit

 Elak Motor , Toyota Avanza Veloz Nyungsep ke Parit

Avanza Veloz masuk siring--

 
TUMBUAN, Radarseluma.Disway.id  - Kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di ruas jalan lintas Kabupaten Seluma, tepatnya di tikungan Desa Tumbuan, Kecamatan Lubuk Sandi Kabupaten Seluma. Pada Kamis, 19 Februari 2026. Sebuah mobil travel jenis Toyota Avanza Veloz bernomor polisi B 2128 BYH nyungsep ke parit usai sopirnya berupaya menghindari tabrakan dengan sepeda motor dari arah berlawanan.
 
Mobil tersebut dikemudikan oleh Deki (30) warga Kabupaten Kaur. Saat kejadian, Deki tengah membawa sejumlah penumpang dari arah Kaur menuju ke arah Kota Bengkulu. Menurut keterangan korban, kendaraan melaju normal sebelum tiba di lokasi yang dikenal sebagai tikungan tajam dengan jarak pandang terbatas.
 
"Dari depan ada motor yang menyalip di tikungan. Karena jaraknya sudah dekat, saya langsung banting setir ke kiri untuk menghindar. Tapi mobil malah turun ke siring," ujarnya.
 
Manuver mendadak tersebut membuat kendaraan hilang kendali. Mobil keluar dari badan jalan dan terperosok ke parit di sisi kiri jalan. Bagian depan mobil mengalami kerusakan cukup parah akibat benturan dengan dinding parit. Kap mesin ringsek, bumper depan rusak, dan beberapa komponen kendaraan diduga mengalami kerusakan.
 
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Seluruh penumpang berhasil keluar dari kendaraan dalam kondisi selamat. Beberapa penumpang sempat mengalami syok, namun tidak ditemukan luka berat. Warga sekitar yang mendengar suara benturan segera mendatangi lokasi dan membantu proses evakuasi.
 
Kejadian ini sempat menarik perhatian pengguna jalan lainnya. Sejumlah kendaraan memperlambat laju saat melintas di lokasi, sehingga arus lalu lintas sempat tersendat. Namun situasi tetap terkendali karena mobil berada di luar badan jalan.
 
Hingga beberapa jam setelah kejadian, kendaraan masih berada di dalam parit dan menunggu proses evakuasi menggunakan mobil derek. Petugas dan warga setempat turut membantu mengamankan lokasi untuk mencegah terjadinya kecelakaan susulan.
 
 
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian saat berkendara, terutama di jalur lintas antar kabupaten yang memiliki banyak tikungan tajam. Menyalip kendaraan lain di tikungan sangat berisiko karena jarak pandang terbatas dan dapat memicu kecelakaan fatal.
 
Pengemudi juga diimbau untuk selalu menyesuaikan kecepatan dengan kondisi jalan. Faktor kewaspadaan dan disiplin berlalu lintas menjadi kunci utama dalam mencegah kecelakaan. Jalur Bengkulu–Manna sendiri dikenal sebagai salah satu ruas padat kendaraan, terutama kendaraan travel dan angkutan antar kabupaten. Diharapkan seluruh pengguna jalan dapat lebih mengutamakan keselamatan demi menghindari peristiwa serupa terulang kembali.(ctr)

Sumber: