SPPG Seluma Perketat Pengawasan untuk Antisipasi Keracunan Program MBG

SPPG Seluma Perketat Pengawasan untuk Antisipasi Keracunan Program MBG

Korwil SPPG Seluma, Reno Finarta, --

 

PEMATANG AUR - Untuk mengantisipasi terjadinya keracunan pada pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, seluruh pihak terkait di Kabupaten Seluma akan memperketat pengawasan sejak tahap awal. Pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Seluma diwajibkan melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum SPPG (Satuan Pelaksana Program Gizi) mulai beroperasi.

 

Hal itu disampaikan Korwil SPPG Seluma, Reno Finarta, Rabu (7/1). Menurutnya, sebelum dapur SPPG berjalan atau running, wajib terlebih dahulu dilakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL). Pemeriksaan tersebut meliputi uji kualitas air, pengecekan kebersihan lingkungan dapur, serta pengawasan terhadap bahan baku makanan yang dibeli.

BACA JUGA:Tahun 2026, Sekjen Kementerian ATR/BPN Ajak Jajaran Kerja Bersama Dukung Program Kerja

BACA JUGA:Inspektorat Seluma Akan Turun ke Desa Cek Pengelolaan BUMDES dan Dana Desa

“Kami nanti akan memeriksa air yang digunakan, kemudian mengecek bahan baku yang dibeli apakah layak konsumsi atau tidak. Termasuk memastikan tidak mengandung zat berbahaya seperti formalin,” jelas Reno Finarta.

 

Dilanjutkannya, langkah-langkah pencegahan tersebut sangat penting agar program ini dapat berjalan aman dan tidak menimbulkan masalah kesehatan di kemudian hari. Selain peran dari SPPG, dukungan penuh dari pemerintah daerah dinilai menjadi faktor utama keberhasilan program.

 

“Itulah pencegahan-pencegahan yang harus dilakukan. Peran pemerintah daerah Kabupaten Seluma sangat diperlukan melalui satgas percepatan, karena program makan bergizi gratis ini tidak akan berjalan tanpa ada peran Pemda, terutama satgas,” tambahnya.

 

Reno berharap, dengan adanya sinergi antara SPPG dan Pemerintah Kabupaten Seluma, Program Makan Bergizi Gratis dapat terlaksana secara maksimal, tepat sasaran, dan aman bagi masyarakat penerima manfaat. (ndo)

 

Sumber: