Inilah Beberapa Keutamaan Dan Keistimewaan Bulan Suci Ramadhan
Reporter:
juliirawan|
Editor:
juliirawan|
Rabu 26-02-2025,14:36 WIB
Radarseluma.disway.id - Keutamaan dan keistimewaan puasa Ramadhan --
Radarseluma.disway.id - Segala puji bagi Allah SWT, Tuhan semesta alam, yang telah memberikan kepada kita nikmat iman dan Islam serta kesempatan untuk bertemu kembali menemui bulan Suci Ramadhan yang sebentar lagi akan datang, bulan yang penuh keberkahan, bulan Ramadhan.
Shalawat serta salam semoga selalu tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad SAW, beserta keluarga, sahabat, dan seluruh umatnya yang senantiasa berpegang teguh kepada Sunnahnya hingga hari kiamat.
Bulan Ramadhan adalah bulan yang memiliki banyak keistimewaan dan keutamaan. Ia adalah bulan yang Allah SWT pilih untuk menurunkan Al-Qur'an, bulan di mana pintu-pintu Surga dibuka, pintu-pintu Neraka ditutup, dan Syetan-setan dibelenggu. Selain itu, di dalamnya terdapat malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan.
Dalam pembahasan ini, kita akan menguraikan berbagai keutamaan dan keistimewaan bulan Suci Ramadhan berdasarkan dalil-dalil dari Al-Qur'an dan Hadis Nabi Muhammad Rasulullah SAW.
Pertama: Bulan diman diturunkannya Al-Qur'an
Sebagaiman Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 185 yang mana berbunyi:
شَهْرُ رَمَضَانَ ٱلَّذِىٓ أُنزِلَ فِيهِ ٱلْقُرْءَانُ هُدًۭى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَٰتٍۢ مِّنَ ٱلْهُدَىٰ وَٱلْفُرْقَانِ ۚ
Artinya:
"Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi Manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang benar dan yang batil)." (QS. Al-Baqarah: 185)
Dalam Hadist Rasulullah SAW juga menegaskan Yand mana diriwayatkan oleh Ahmad, Al-Baihaqi, dan Ath-Thabrani, dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’ bahwa Al-Qur'an diturunkan pada bulan Ramadhan sebagaimana Rasulullah SAW bersabda yang berbunyi:;
قال رسول الله ﷺ: "أُنْزِلَتْ صُحُفُ إِبْرَاهِيمَ فِي أَوَّلِ لَيْلَةٍ مِنْ رَمَضَانَ، وَأُنْزِلَتِ التَّوْرَاةُ لِسِتٍّ مَضَيْنَ مِنْ رَمَضَانَ، وَالْإِنْجِيلُ لِثَلَاثَ عَشْرَةَ خَلَتْ مِنْ رَمَضَانَ، وَأُنْزِلَ الزَّبُورُ لِثَمَانِ عَشْرَةَ خَلَتْ مِنْ رَمَضَانَ، وَأُنْزِلَ الْقُرْآنُ لِأَرْبَعٍ وَعِشْرِينَ خَلَتْ مِنْ رَمَضَانَ"
Artinya:
"Rasulullah SAW bersabda: "Shuhuf Ibrahim diturunkan pada malam pertama bulan Ramadhan. Taurat diturunkan pada tanggal enam Ramadhan. Injil diturunkan pada tanggal tiga belas Ramadhan. Zabur diturunkan pada tanggal delapan belas Ramadhan. Dan Al-Qur’an diturunkan pada tanggal dua puluh empat Ramadhan."
(Hadis Riwayat Ahmad, Al-Baihaqi, dan Ath-Thabrani, dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami’)
Bulan Ramadhan menjadi istimewa karena pada bulan Ramadhan ini Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk bagi seluruh umat manusia. Al-Qur'an bukan hanya sebagai kitab Suci, tetapi juga sebagai pedoman hidup dalam menjalani kehidupan Dunia dan Akhirat.
Kedua:
Bulan Penuh Keberkahan dan Rahmat
Dalam sebuah Hadits dijelaskan yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim
Rasulullah SAW bersabda yang berbunyi:
إِذَا دَخَلَ رَمَضَانُ، فُتِّحَتْ أَبْوَابُ السَّمَاءِ، وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ، وَسُلْسِلَتِ الشَّيَاطِينُ
Artinya:
"Apabila bulan Ramadhan telah datang, maka pintu-pintu langit dibuka, pintu-pintu Neraka ditutup, dan Syetan-setan dibelenggu." (HR. Bukhari Muslim)
Hadis ini menunjukkan bahwa bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh dengan rahmat, di mana Allah SWT membuka pintu-pintu Surga dan menutup pintu-pintu Neraka sebagai bentuk kasih sayang-Nya kepada hamba-hamba-Nya.
Ketiga:
Pahala Puasa yang Berlipat Ganda
Dalam sebuah hadis Qudsi, Allah SWT berfirman yang berbunyi:
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ، الْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ، قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ: إِلَّا الصِّيَامَ فَإِنَّهُ لِي وَأَنَا أَجْزِي بِهِ
Artinya:
"Setiap amal kebaikan anak Adam dilipatgandakan pahalanya, satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat. Allah berfirman: 'Kecuali Puasa, sesungguhnya Puasa itu untuk-Ku dan Aku sendiri yang akan membalasnya'." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadist ini menunjukkan bahwa pahala Puasa sangatlah besar, bahkan hanya Allah SWT yang mengetahui balasannya.
Keempat:
Malam Lailatul Qadar yang Lebih Baik dari 1000 Bulan
Pada bulan Ramadhan terdapat malam Lailatul Qadar yang mana malam yang lebih baik dari 1000 bulan tentunya semua kita berharap untuk mendapatkan nya untuk tentulah kita harus menghidupkan malam Ramadhan lebih-lebih lagi 10 malam terakhir Ramadhan.
Sebagaimana Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat Al-Qadr ayat 3 yang berbunyi:
لَيْلَةُ ٱلْقَدْرِ خَيْرٌۭ مِّنْ أَلْفِ شَهْرٍۢ
Artinya:
"Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan." (QS. Al-Qadr: 3)
Lailatul Qadar adalah malam penuh kemuliaan yang hanya terjadi di bulan Ramadhan. Beribadah pada malam ini lebih baik daripada beribadah selama 1000 bulan atau sekitar 83 tahun.
Kelima: Doa di Bulan Ramadhan Mustajab
Bulan Romadhon merupakan bulan yang mustajab doa-doa kita akan di ijabah oleh Allah SWT tentunya kita terus mendekatkan diri dengan memperbanyak amalan baik wajib maupun Sunnah sebagaimana Nabi Muhammad Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Tirmidzi dan Ibnu Majah yang Mana berbunyi:
ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ: الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ، وَالْإِمَامُ الْعَادِلُ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ
Artinya:
"Tiga doa yang tidak akan ditolak: doa orang yang berpuasa hingga ia berbuka, doa pemimpin yang adil, dan doa orang yang dizalimi." (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)
Hadis ini menunjukkan bahwa doa orang-orang yang berpuasa sangat mustajab, terutama menjelang berbuka puasa maka ayo kita manfaatkan bulan Suci Ramadhan yang tinggal beberapa hari lagi kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk meraih ampunan dan pahala sehingga doa-doa kita dapat di ijabah oleh Allah SWT.
Keenam:
Ramadhan Sebagai Sarana Pengampunan Dosa
Sebagaimana manusia tentulah kita banyak memiliki dosa dan kesalahan baik sengaja maupun tidak di sengaja maka moment bulan Suci Ramadhan yang penuh pengampunan adalah moment yang tepat untuk bertaubat
Dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim Rasulullah bersabda yang mana berbunyi:
مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا، غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
Artinya:
"Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim)
Hadist ini menunjukkan bahwa Puasa Ramadhan bukan hanya ibadah fisik, tetapi juga ibadah yang dapat menghapus dosa-dosa yang telah kita lakukan di masa lalu yang lalu
Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, rahmat, dan ampunan sebagaimana telah di jelaskan di atas maka dapat kita simpulkan beberapa Keutamaan bulan Suci Ramadhan yaitu meliputi:
1.Bulan diturunkannya Al-Qur'an.
2.Pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan dibelenggu.
3.Pahala puasa dilipatgandakan.
4.Adanya malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari 1000 bulan.
5.Doa orang yang berpuasa mustajab.
6.Puasa dapat menjadi sarana pengampunan dosa.
Sebagai umat Islam, kita hendaknya memanfaatkan bulan Suci Ramadhan ini dengan sebaik-baiknya tentu dengan memperbanyak ibadah, meningkatkan Ketaqwaan, dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT serta sesama Manusia. Semoga Allah SWT menerima ibadah kita dan menjadikan kita termasuk orang-orang yang mendapatkan keberkahan Ramadhan dan mendapatkan predikat taqwa sesuai janji Allah SWT dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah 183. Aamiin.(djl)
Sumber: