Mesin Perahu Nelayan Bengkulu Selatan Mendadak Mati, Empat Nelayan Terjun ke Laut

Mesin Perahu Nelayan Bengkulu Selatan Mendadak Mati, Empat Nelayan Terjun ke Laut

Nelayan Dikerumuni Warga Berhasil Menepi di Bibir Pantai Pasar Bawah Pasca Mesin Perahu Nelayan Mati Mendadak--

 

BENGKULU SELATAN radar seluma.com -  Tidak ada badai dan hujang di perairan laut pantai pasar bawa kecamatan Kota Manna namun menyebabkan warga sontak menghebokan warga. Pasalnya, mesin perahu nelayan ditupangi oleh empat orang nelayan konon katanya pemilik perahu atas nama Galung warga Pasar Manna, Minggu (29/10/2023) sekitar pukul 16.01 Wib mendadak mati (tidak bisa hidup) dan menghindari hal yang tidak dikehendaki, empat nelayan tersebut terjun ke laut menggunakan pelampung dan 10 menit dari kejadian akhirnya empat nelayan berhasil menepi ke bibir pantai yang mana perahu di tengah laut dari bibir pantai berjarak sekitar 150 meter.

BACA JUGA:Dishub Bengkulu Selatan Ingatkan Warga Tertib Berlalu Lintas

 

 

 

Erna (48) warga Pantai Pasar Bawah yang merupakan tetangga nelayan mengalami musibah ketika dikomfirmasi awak media mengaku mesin perahu nelayan pemilik atas nama Galung mati mendadak  di tenga laut berjarak sekitar 150 meter dari bibir pantai dimana tujuan untuk melaut malam mencari ikan. Karena mesin tersebut rusak/mati mendadak akhirnya empat nelayan tumpangi perahu tersebut terjun ke laut menggunakan pelampung guna menghidari yang tidak dikehendaki dan akhirnya berhasil menepi dan selamat meskipun mengalami sesak akibat berenang.

BACA JUGA:Bentuk Karakter Moral Anak, Wabup Bengkulu Selatan Minta Guru Melindungi Murid

 

 

 

"Ke-4 nelayan tumpangi perahu tersebut untuk mencari ikan malam karena terjadi musibah dan akhirnya tidak jadi melaut Beruntung tidak ada korban jiwa atas kejadian ini,"ucap Erna. Untuk perahu yang mengalami kerusakan sudah dilakukan evakuasi melalui pertolongan perahu nelayan yang juga akan turun melaut mencari ikan malam dengan cara didorong. "Kita bersukur ke empat nelayan merupakan warga Pasar Bawah selamat dari maut. Hal ini berkat pertolongan sesama nelayan dan warga,"pungkas Erna.(yes)

 

Sumber: