Harga Beras Melangit, Pemda Seluma Operasi Pasar, 24 Ton Beras Disalurkan

Harga Beras Melangit,  Pemda Seluma Operasi Pasar, 24 Ton Beras Disalurkan

--

 

 

PASAR TAIS - Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Seluma, kemarin (19/9) melaksanakan kunjungan ke Bulog di Kota Bengkulu. Hal ini berkenaan akan dilaksanakannya operasi pasar untuk menjual beras murah. Menindaklanjuti mahalnya harga beras di Kabupaten Seluma yang mencapai Rp250 ribu per kaleng. Dalam pertemuan tersebut lebih banyak diskusi tentang ketersediaan padi gabah maupun beras di Kabupaten Seluma, serta upaya yang dilakukan Pemerintah dalam menjaga dan mengatasi aspek ketersediaan, distribusi dan harga padi dan gabah maupun beras. 

BACA JUGA: Karen Agustiawan, Mantan Dirut Pertamina Disebut KPK Rugikan Negara Rp 2,1 T

 

"Sesuai dengan instruksi dari bapak bupati. Maka hari ini (kemarin) kami berkoordinasi dengan Bulog untuk rencana pelaksanaan operasi pasar. Rencananya besok (hari ini) akan kita laksanakan. Untuk lokasi pertama baru akan kita bahas hari ini (kemarin). Nanti akan dilaksanakan di 14 kecamatan yang tersebar di Kabupaten Seluma," kata Amri Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Seluma, kemarin. 

 

Dijelaskan Amri untuk tahap awal ini masing-masing kecamatan akan didistribusikan beras dari Bulog sebanyak 2 ton. Jika 14 kecamatan berarti ada 24 ton. Jumlah tersebut akan kembali ditambah apabila masih kurang. "Kalau dari Bulog mereka akan menyalurkan berapa yang kita butuhkan. Untuk lokasi pertama nanti kemungkinan dilaksanakan di kecamatan yang memang sudah sangat merasakan dampak kenaikan harga beras," tuturnya.

 

Untuk harga beras dari Bulog memang lebih murah dari harga beras yang saat ini. Sehingga diharapkannya kegiatan ini nanti dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan beras. 

BACA JUGA:KPK Tahan Mantan Dirut Pertamina, Karen Agustiawan! Kasusnya Korupsi LNG

 

Sementara itu Bulog sebagai Perusahaan Umum Negara yang bergerak di bidang logistik pangan, tetap mengemban tugas publik dari Pemerintah, tetap melakukan kegiatan menjaga harga dasar pembelian untuk gabah, stabilisasi harga khususnya bahan pokok, menyalurkan beras untuk bantuan sosial dan pengelolaan stok pangan.

 

Sumber: