Progres Belum Jelas, Desa Sertakan Modal Seadanya

 Progres Belum Jelas, Desa Sertakan Modal Seadanya

Bumdesma--

 

SAKAIAN - Dikarenakan progres Bumdesma belum jelas, kades di Kecamatan Lubuk Sandi menyertakan modal ke Bumdesma seadanya atau standar minimal dari kementerian yaitu sebesar Rp5 juta. Dari 14 desa, 12 desa yang menyertakan modalnya hanya Rp5 juta, dua desa lagi agak besar seperti Desa Sakaian Rp20 juta dan Lubuk Terentang Rp10 juta, total penyertaan modal kebumdesma dari 14 desa sebesar Rp90 juta.

Kecilnya desa menetapkan penyertaan modal ke Bumdesma lantaran mereka mengaku belum mengetahui progres Bumdesma, dan lebih memilih menyertakan modal lebih besar ke Bumdes milik desa. Informasi ini diperoleh dari perbincangan dengan beberapa Kades yang ditemui secara terpisah, seperti Kades Tumbuan, Plt Kades Arang Sapat, dan yang lainnya. 

Kades Tumbuan Marzuki mengatakan belum menhetahui progres dari bumdesma.

"Kami belum tahu progresnya, aturan dan kegunaan serta yang lainnya, karena itu kmi menyertakan modal hanya Rp5 juta.  Lebih baik kmi sertakan modl ke Bumdes kami," katanya saat berbincang di kediaman Kades Sakaian dua hari lalu.

Hal senada juga dikatakan Plt Kades Arang Sapat H.Sukarman Joyo.

"Karena belum ada titik terang masalah bumdesma, lebih baik mengembangkan Bumdes milik desa. Kami hanya sertakan Rp5 juta saja," ujarnya yang ditemui secara terpisah kemarin.

 

Kecilnya Desa Lubuk Sandi berinves ke Bumdesma diakui tenaga profesionl kecamatan lubuk sandi Rudi Hartono.

 

"Penyertaan modal dari desa ke Bumdesma totalnya hanya Rp90 juta. Dari 14 desa, 12 desa hanya sertakan Rp5 juta per desa, sedangkan Desa Sakaian Rp20 juta dan Lubuk Terentang Rp10 juta. Kami hanya menjelaskan berdasarkan peraturan menteri dan tidak berhak mempengaruhi desa untuk nominal menyertakan modal," ungkapnya. (mrs)

 

Sumber: