PEMATANG AUR, Radarseluma.disway.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seluma melalui Badan Keuangan Daerah (BKD) mulai mengintensifkan penataan aset daerah secara menyeluruh. Langkah ini difokuskan pada aset berupa tanah dan bangunan yang selama ini dinilai belum tertata optimal, baik dari sisi administrasi, legalitas, maupun kejelasan lokasi.
BACA JUGA:Kiamat: Tak Terelakkan, Kepastian Janji Allah yang Mengguncang Dunia
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKD Seluma, Herman Suyadi, SE ME mengatakan saat ini tim aset tengah bekerja melakukan inventarisasi dan penelusuran terhadap seluruh aset milik pemerintah daerah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembenahan tata kelola aset agar lebih tertib, transparan dan akuntabel.
"Kita dari tim aset saat ini sedang melakukan proses penataan terhadap aset-aset yang ada, terutama aset berupa tanah dan bangunan," ujar Herman.
Dalam proses penelusuran tersebut, pihaknya menemukan sejumlah aset yang belum terdata dengan baik. Bahkan, terdapat beberapa aset yang keberadaannya belum diketahui secara pasti. Kondisi ini diduga akibat pembangunan yang dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya belum sepenuhnya diikuti dengan sistem pencatatan dan administrasi aset yang memadai. Akibatnya, sejumlah aset terindikasi tercecer dan tidak terdokumentasi secara lengkap.
"Kita akui, saat ini ada beberapa aset yang tercecer dan lokasinya belum ditemukan, terutama dari pembangunan yang dilakukan beberapa tahun lalu," tegasnya.
Untuk menindaklanjuti persoalan tersebut, Pemkab Seluma telah membentuk tim gabungan yang melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Inspektorat dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Tim ini bertugas melakukan verifikasi, validasi, serta pengecekan langsung di lapangan.