BACA JUGA:Sampai Desember 2025, Bank Mandiri Sudah Salurkan KUR Rp 41 Triliun
Menurutnya, pada Jumat (9/1/2026), KAI Services telah melakukan langkah damai melalui pertemuan dengan penumpang yang menjadi korban. Pihaknya meminta maaf dan menyesalkan kejadian tersebut.
“Dalam pertemuan tersebut kami meminta maaf atas kejadian ini yang tidak mencerminkan nilai-nilai perusahaan dan merupakan pelanggaran privasi yang tidak dapat kami toleransi,” ujar Nyoman.
Sebelumnya, manajemen PT KAI (Persero) dan KAI Services bertemu dengan penumpang yang diduga disalahgunakan data pribadinya pada Jumat (9/1/2026) di Jakarta.
Dalam pertemuan tersebut, pelanggan meminta kepada KAI Services untuk menyampaikan pernyataan resmi tertulis yang berisi lima poin kesepakatan dan sudah dijalankan KAI Services.
BACA JUGA:SK PPPK Paruh Waktu Bisa Jadi Jaminan Kredit Bank? Ini Penjelasan Legalitasnya
BACA JUGA:Presiden Prabowo Serahkan Bonus Atlet SEA Games 2025, Ini 7 Peraih Bonus Terbesar
Penumpang tersebut dalam kesempatan ini juga mengatakan pemberian sanksi kepada oknum petugas diserahkan pada KAI Services sepenuhnya