"Kami sudah menutup akses jalan dengan portal dan memasang garis polisi. Tujuannya agar tidak ada pengendara yang terjatuh ke dalam, apalagi pada malam hari. Kondisi di lokasi sangat rawan dan bisa mengancam keselamatan jiwa," tegas Deni.
Dirinya juga mengungkapkan, hingga saat ini belum terlihat adanya upaya perbaikan dari dinas terkait. Oleh karena itu, pihak kepolisian berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk melakukan penanganan darurat maupun perbaikan permanen.
"Setidaknya jalan penghubung dari simpang Kelurahan Bunga Mas ke Pasar Sembayat ini harus segera dipasang culvert box atau gorong-gorong permanen agar dapat kembali dilalui. Jika dibiarkan terlalu lama, aktivitas masyarakat akan terus terganggu dan risiko kecelakaan tetap tinggi," ujarnya.
Sementara itu, warga setempat mengeluhkan kondisi tersebut dan berharap pemerintah kabupaten lebih responsif terhadap kerusakan infrastruktur, terutama yang menyangkut akses utama masyarakat. Mereka menilai jalan tersebut memiliki peran penting sebagai urat nadi perekonomian warga di dua kelurahan.
BACA JUGA:Mitsubishi Pajero Sport Mobil dengan Desain Canggih dan Mewah yang Populer di Pasar Otomotif
Hingga berita ini diturunkan, akses jalan Bunga Mas–Pasar Sembayat masih ditutup total. Masyarakat diimbau untuk mematuhi rambu dan arahan petugas serta menggunakan jalur alternatif yang telah tersedia demi keselamatan bersama.(ctr)