Fenomena Berburu Uang Baru Jelang Idulfitri, Ini Alasan Masyarakat Rela Antre Setiap Tahun

Fenomena Berburu Uang Baru Jelang Idulfitri, Ini Alasan Masyarakat Rela Antre Setiap Tahun

Uang THR--

 

Menjelang Hari Raya Idulfitri, fenomena berburu uang baru kembali menjadi pemandangan tahunan di berbagai daerah. Antrean panjang di bank, layanan kas keliling, hingga maraknya jasa penukaran uang di pinggir jalan hampir selalu muncul setiap Ramadan.

Bagi sebagian masyarakat, menukar uang baru sudah menjadi bagian penting dari persiapan Lebaran. Bahkan, tradisi ini dianggap sama pentingnya dengan membeli pakaian baru atau menyiapkan hampers untuk keluarga dan kerabat.

Lantas, apa sebenarnya yang membuat layanan penukaran uang baru selalu diburu menjelang Idulfitri?

Tradisi Berbagi Jadi Pemicu Utama

Lebaran identik dengan momen silaturahmi dan berbagi kebahagiaan. Salah satu tradisi yang paling dinantikan, terutama oleh anak-anak, adalah menerima uang tunai dari orang tua, paman, bibi, atau tetangga yang datang berkunjung.

Tradisi memberi uang saat Lebaran sering disebut sebagai “THR keluarga”. Biasanya, uang diberikan kepada keponakan, cucu, atau anak-anak yang datang bersilaturahmi ke rumah.

Karena jumlah penerima bisa cukup banyak dalam satu hari, masyarakat cenderung membutuhkan uang dengan nominal kecil seperti Rp2.000, Rp5.000, Rp10.000, hingga Rp20.000. Inilah yang membuat permintaan uang pecahan kecil meningkat tajam menjelang Idulfitri.

Selain sebagai bentuk berbagi rezeki, tradisi ini juga menjadi simbol rasa syukur dan sarana mempererat hubungan kekeluargaan.

Mengapa Harus Uang Baru?

Tak sedikit orang yang secara khusus mencari uang dalam kondisi baru, bukan sekadar pecahan kecil. Dalam budaya masyarakat Indonesia, uang baru dianggap lebih rapi, bersih, dan pantas untuk diberikan sebagai hadiah Lebaran.

Memberikan uang yang masih kaku dan tidak lusuh dinilai sebagai bentuk penghargaan kepada penerima. Sebaliknya, uang yang kusut atau sudah lama beredar sering dianggap kurang layak untuk dibagikan dalam momen spesial seperti Idulfitri.

Secara psikologis, uang baru juga memberikan kesan lebih meriah dan istimewa. Sensasi membuka amplop berisi uang baru menjadi bagian dari pengalaman emosional yang memperkuat suasana Hari Raya.

Permintaan Uang Tunai Meningkat Signifikan

Sumber: