Mengorbankan Ego untuk Mendekatkan Diri kepada Allah

Selasa 03-06-2025,14:30 WIB
Reporter : juliirawan
Editor : juliirawan

Dalam doa, Nabi Muhammad Rasulullah SAW sering mengucapkan:;

"اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكِبْرِ"

Artinya: "Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari sifat sombong."

5. Memaafkan orang lain meski kita merasa benar

Ini adalah bentuk konkret mengalahkan ego demi menjaga hati tetap bersih.

BACA JUGA:Inilah Tata Cara dan Hukum Kurban Menurut Syari’at Islam

Dari penjelasan di atas maka dapatlah kita simpulkan bahwa Ego adalah penghalang utama yang membatasi hubungan seorang hamba dengan Tuhannya. Tanpa pengorbanan ego, seseorang akan sulit menerima kebenaran, enggan tunduk kepada syariat, dan selalu membenarkan diri. Allah memuliakan orang-orang yang mampu merendahkan diri, karena mereka itulah yang layak diberi hidayah dan rahmat.

Mengorbankan ego adalah pintu awal untuk mencapai derajat ihsan, di mana seorang hamba beribadah seakan-akan melihat Allah. Dengan merendahkan diri, kita sejatinya sedang meninggikan derajat kita di sisi Allah.

Semoga Allah menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang mampu mengalahkan ego, menerima kebenaran meski pahit, dan senantiasa merendahkan diri karena ingin dekat dengan-Nya. Jangan sampai kesombongan menjauhkan kita dari cahaya iman. Ingatlah, Allah hanya mencintai hamba-hamba-Nya yang rendah hati dan tulus mencari keridhaan-Nya.

 إِنَّ ٱللَّهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍۢ فَخُورٍ 

Artinya: "Sesungguhnya Allah tidak menyukai setiap orang yang sombong dan membanggakan diri." (QS. Luqman: 18)

Demikianlah penjelasan yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat buat kita semua dan kita mampu mengendalikan Ego kita sehingga kita mampu lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. (djl) 

 

Kategori :