Mengapa Dzulqa’dah Layak Dijadikan Momentum untuk Berbenah Diri?
1. Waktu Menjaga Diri dari Dosa
Dalam bulan-bulan haram, larangan untuk berbuat dosa lebih diperketat. Sehingga, setiap Muslim diingatkan untuk menjaga lisan, hati, dan tindakan. Ini adalah kesempatan emas untuk memperbaiki kebiasaan buruk yang masih melekat. Bila sebelumnya seseorang mudah marah, berghibah, atau meninggalkan shalat, maka inilah saat untuk mulai meninggalkannya.
2. Persiapan Menuju Dzulhijjah dan Hari-Hari Haji
Dzulqa’dah merupakan bulan yang mendahului Dzulhijjah, bulan pelaksanaan ibadah haji. Dalam konteks spiritual, ia menjadi waktu ideal untuk bersih-bersih hati sebelum memasuki hari-hari agung seperti 10 Dzulhijjah, Hari Arafah, dan Idul Adha.
3. Refleksi dan Muhasabah
Setelah berlalu hampir separuh tahun Hijriyah, Dzulqa’dah bisa dijadikan sebagai titik balik untuk muhasabah terhadap perjalanan iman dan amal. Apakah selama ini kita telah menjadi hamba yang bersyukur? Apakah kita telah menjalankan tanggung jawab kepada Allah dan sesama manusia dengan baik?
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat Al-Hasyr ayat 18 yang mana berbunyi:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ ۖ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۚ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah. Sungguh, Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Hasyr: 18)
Ayat ini menyuruh kita untuk merenung dan mengevaluasi amal kita sebelum datangnya hari pembalasan. Dzulqa’dah adalah momen yang tepat untuk melakukan perenungan ini.
Langkah-Langkah Berbenah Diri di Bulan Dzulqa’dah
1. Tingkatkan Shalat dan Ibadah Sunnah
Gunakan bulan ini untuk memperbaiki kualitas shalat dan menambah ibadah sunnah seperti shalat Dhuha, Tahajud, dan membaca Al-Qur'an.
2. Perbanyak Istighfar dan Dzikir
Membersihkan jiwa tidak bisa terlepas dari istighfar dan dzikir. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Abu Dawud yang mana berbunyi: