Dikatakan Fikri, anggaran tersebut diperuntukan bagi pengganti obat dan bahan habis pakai Rp 1,8 miliar dan Rp 300 juta untuk jasa petugas medis.
BACA JUGA:Kopi Tumbuk Lesung, Bisnis yang Bernuansa Wisata
"Program pengobatan gratis diperuntukan bagi masyarakat yang tidak memiliki kartu BPJS kesehatan Mandiri maupun penerima bantuan iuran dari pemerintah pusat maupun Provinsi," ucap Fikri.
Ia juga menuturkan agar masyarakat dapat mengakses program layanan geratis di RSUHD Manna cukup menunjukan KTP Bengkulu Selatan.
"Selain di rumah sakit masyarakat dapat berobat gratis di setiap puskesmas di BS," pungkas Fikri.(yes)