Baru 15 Kilometer Perbaikan dan Pembukaan Jalan Terealisasi di Seluma

Baru 15 Kilometer Perbaikan dan Pembukaan Jalan Terealisasi di Seluma

Jalan provinsi yang rusak--

 
PEMATANG AUR, Radarseluma.disway.id – Pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Seluma terus menjadi perhatian sejak kepemimpinan Bupati Teddy Rahman dan Wakil Bupati Gustianto. Berdasarkan sejumlah data pembangunan yang dapat ditelusuri, sedikitnya 15 kilometer pembangunan maupun pembukaan jalan terealisasi di wilayah Seluma selama periode 2025–2026.
 
 
 
Angka tersebut berasal dari beberapa proyek yang teridentifikasi, di antaranya pembangunan ruas jalan provinsi Simpang Tiga–Pasar Ngalam sepanjang sekitar 7 hingga 7,38 kilometer yang itupun bersumber dari APBD Provinsi Bengkulu yang jelas kebijakannya di tangan Gubernur. Kemudian ada pembukaan jalan sepanjang 8 kilometer melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) di Desa Lubuk Lagan, Kecamatan Talo Kecil.
Namun, angka tersebut tidak dapat sepenuhnya disebut sebagai pembangunan jalan yang dibiayai APBD Kabupaten Seluma. Sebab, sejumlah proyek merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Bengkulu maupun program pemerintah pusat dan TNI.
 
Pada 2025, Bupati Teddy Rahman sebelumnya menyampaikan bahwa akibat efisiensi anggaran, Dinas PUPR Kabupaten Seluma tidak mengerjakan pembangunan fisik jalan menggunakan APBD. Di sisi lain, pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Seluma tetap berjalan melalui program pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
 
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pembangunan jalan di Seluma pada era Teddy Rahman tidak hanya bergantung pada kemampuan fiskal APBD kabupaten. Pemerintah daerah juga berupaya mendapatkan dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi serta program lintas sektoral.
Salah satu pembangunan yang menonjol pada 2026 adalah pembukaan jalan sepanjang 8 kilometer di Desa Lubuk Lagan melalui TMMD. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat membuka akses masyarakat sekaligus memperlancar mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.
 
Meski demikian, persoalan infrastruktur jalan di Seluma masih cukup besar. Pemerintah daerah masih harus mengusulkan penanganan sejumlah ruas jalan rusak, terutama di kawasan Empat Ulu, meliputi Ulu Seluma, Ulu Talo, Ulu Alas dan Ulu Sukaraja.
Dengan demikian, angka sekitar 15 kilometer tersebut merupakan jumlah pembangunan atau pembukaan jalan yang berhasil diidentifikasi dari proyek yang telah terealisasi, bukan total keseluruhan pembangunan jalan di Kabupaten Seluma selama masa pemerintahan Teddy Rahman.
 
 
Pemerintah Kabupaten Seluma masih menghadapi pekerjaan besar untuk meningkatkan konektivitas antardesa dan kecamatan. Terlebih, kondisi geografis Seluma yang luas membuat kebutuhan terhadap infrastruktur jalan menjadi salah satu persoalan penting dalam mendorong pemerataan pembangunan dan perekonomian masyarakat.(adt)
 
 
 

Sumber: