Pembangunan KNMP Kungkai Baru Tertahan, Warga Tolak Lahan Dijual atau Tukar Guling
Warga Tolak Lahan Dijual atau Tukar Guling--
Seluma, Radarseluma.Disway.id - Rencana pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Kungkai Baru, Kecamatan Air Periukan Kabupaten Seluma pada tahun 2026 belum dapat berjalan mulus. Sejumlah warga masih mempersoalkan lahan yang direncanakan menjadi lokasi pembangunan karena proses pengadaan dan penggunaannya dinilai belum mendapat kesepakatan bersama.
BACA JUGA: Menaker: Adopsi AI Harus Berorientasi pada Manusia dan Tingkatkan Produktivitas
Warga menegaskan, persoalan tersebut bukan karena mereka menolak program KNMP. Sebaliknya, masyarakat mendukung program pemerintah tersebut karena dinilai dapat memberikan manfaat bagi nelayan serta mendorong peningkatan perekonomian masyarakat desa.
Yang menjadi keberatan warga adalah rencana penjualan maupun tukar guling lahan yang disebut akan digunakan untuk pembangunan. Masyarakat menilai penggunaan tanah harus terlebih dahulu dibahas melalui musyawarah dan mendapat persetujuan dari pemilik maupun pihak-pihak yang berkepentingan.
Polemik mencuat setelah lahan yang disebut akan menjadi lokasi pembangunan KNMP telah dilakukan land clearing. Langkah tersebut kemudian dipertanyakan warga karena menurut mereka Pemerintah Desa Kungkai Baru belum menggelar musyawarah untuk meminta persetujuan masyarakat terkait penggunaan lahan tersebut.
Musyawarah yang digelar pada Minggu (14/9/2026) belum menghasilkan kesepakatan. Dalam pertemuan itu, warga tetap menyampaikan keberatan terhadap rencana penjualan maupun tukar guling lahan.
Tokoh masyarakat Desa Kungkai Baru, Sutri mengatakan, sikap warga dilatarbelakangi adanya dugaan bahwa mekanisme musyawarah belum dijalankan sebagaimana mestinya oleh Pemerintah Desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
Sumber: