Siring Traiser Seluma Rusak Usai Alat Berat Masuk, Distan Seluma Minta BWS Sumatera VII Bertanggung Jawab

 Siring Traiser Seluma Rusak Usai Alat Berat Masuk, Distan Seluma Minta BWS Sumatera VII Bertanggung Jawab

Saluran tersier rusak--

 

Seluma, Radarseluma.Disway.id – Bangunan siring traiser di Desa Tanjung Seluai, Kecamatan Seluma, mengalami kerusakan serius setelah terdampak aktivitas alat berat dalam pengerukan longsor saluran irigasi. Kondisi ini memicu sorotan dari Dinas Pertanian Kabupaten Seluma yang meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera VII segera turun tangan.

 

BACA JUGA: Bupati Seluma Tunjuk Lima Plt Kepala OPD Pasca Mutasi Jabatan

BACA JUGA:Seluma Utara Masuk Daftar Kecamatan dengan Kasus Stunting Tertinggi, Sudah 27 Kasus

Kepala Dinas Pertanian Seluma, Arian Sosial, menyampaikan bahwa siring traiser tersebut dibangun melalui program optimalisasi lahan (oplah) non rawa dan dikerjakan secara swakelola oleh kelompok tani. Namun, masuknya alat berat ke lokasi justru berdampak pada bangunan traiser sepanjang sekitar 30 meter yang kini mengalami retak dan rusak.

 

Arian menilai kerusakan ini berpotensi mengganggu aliran irigasi dan aktivitas pertanian warga. Oleh karena itu, ia berharap BWS Sumatera VII tidak tinggal diam dan segera menindaklanjuti kondisi tersebut.

 

“Kami berharap ada perhatian serius. Bangunan ini dibangun untuk mendukung pertanian, jangan sampai justru rusak akibat aktivitas perbaikan di lokasi yang sama,” tegasnya.

Sementara itu, pengamat air Seluma, Junaidi Alpian, memberikan pandangan berbeda. Ia menyebutkan bahwa sebelum adanya aktivitas alat berat, kondisi siring traiser tersebut memang sudah mengalami kerusakan akibat longsor.

 

BACA JUGA:Dusit Records All-Time High Hotel Signings in 2025, Positions for a Strong Year of Openings in 2026

“Kerusakan itu sudah ada sebelumnya. Longsor menjadi faktor utama. Namun setelah alat berat masuk, kondisinya menjadi semakin parah,” jelas Junaidi.

Sumber: