Kurikulum Berbasis Cinta Diterapkan di Sekolah di Bawah Kemenag
Kemenag Seluma--
Seluma, Radarseluma.disway.id – Salah satu sekolah di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag) di Kabupaten Seluma menggelar pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang diikuti seluruh guru dan tenaga kependidikan, Kamis (05/02). Kegiatan tersebut bertujuan memperkuat pemahaman pendidik dalam menerapkan pola pembelajaran yang humanis dan berorientasi pada pembentukan karakter siswa.
BACA JUGA:ASN Kemnaker Adakan 93 Hewan Kurban, Momentum Perkuat Kepedulian dan Kinerja
Pelatihan menghadirkan Umar Hadi, M.Pd. sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, peserta diberikan materi terkait penerapan pendidikan berbasis kasih sayang, empati, dan hubungan harmonis antara guru serta peserta didik di lingkungan sekolah.
Konsep Kurikulum Berbasis Cinta menitikberatkan pada pembelajaran yang tidak hanya mengejar capaian akademik, tetapi juga membangun akhlak, kepedulian sosial, serta kesehatan emosional siswa agar tumbuh menjadi generasi yang berkarakter positif.
Selain itu, penerapan KBC diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan sehingga peserta didik dapat berkembang secara optimal baik dari sisi intelektual maupun spiritual.
Kepala sekolah, Alpati Haraja, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut dan berharap seluruh guru maupun tenaga kependidikan mampu mengimplementasikan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh pendidik dan tenaga kependidikan MIN 4 Seluma mampu menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya mendidik secara akademis, tetapi juga membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, penuh empati, dan saling menghargai,” ujar Alpati Haraja, S.Pd.
BACA JUGA: Disdikbud Seluma Terbitkan Imbauan Agar Perpisahan Tidak Membebani Orang Tua
BACA JUGA: Disperkimhub Seluma Koordinasikan Pelaksanaan Program TORA Tahun 2026
Ia menambahkan, kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Sumber:
