Forum Liangzhu ke-3 di Hangzhou Tiongkok, Menyoroti Interaksi Peradaban yang Harmonis
--
Pertemuan budaya akbar ini, yang diselenggarakan bersama oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, Administrasi Warisan Budaya Nasional, dan Pemerintah Rakyat Provinsi Zhejiang, dengan dukungan dari UNESCO dan Organisasi Pariwisata Dunia, penuh dengan sorotan menarik.
Tema forum tahun ini -- "Revitalisasi Peradaban: Warisan Budaya dan Keberagaman Budaya Manusia" -- tetap konsisten dengan edisi-edisi sebelumnya, semuanya memajukan tujuan bersama: mendorong pertukaran dan pembelajaran bersama, mengikuti perkembangan zaman, dan menerangi jalan ke depan.
Keberagaman budaya manusialah yang menjadikan dunia begitu kaya dan semarak, karena memungkinkan dunia untuk terhubung, hidup harmonis, belajar dari kekuatan satu sama lain, dan mendorong inovasi melalui integrasi budaya. Fokus pada penemuan keindahan keberagaman melalui dialog dan eksplorasi inovasi yang berakar pada warisan tercermin sepenuhnya dalam sub-forum forum ini.
Penasaran dengan peradaban kuno? Subforum "Akar Budaya: Kearifan Abadi dan Nilai Kontemporer Peradaban Kuno" akan membandingkan peradaban-peradaban seperti yang ada di sepanjang Sungai Kuning dan Sungai Yangtze, Mediterania, dan Maya.
BACA JUGA:FIFGROUP Raih Penghargaan dalam Ajang Indonesia Corporate Sustainability Initiatives 2025
Bagi mereka yang tertarik dengan praktik perlindungan warisan, sub-forum "Inovasi dalam Praktik: Arkeologi Perkotaan, Konservasi Situs Warisan, dan Pembangunan Perkotaan-Pedesaan yang Terkoordinasi" akan menampilkan penemuan arkeologi terbaru dari permukiman Liangzhu dan Maya.
Pada acara "Warisan Berkelanjutan: Perluasan Fungsi Museum dan Pemanfaatan Peninggalan Budaya", Aliansi Museum Internasional Jalur Sutra akan menyambut anggota baru dari Qatar dan Tunisia, serta merilis deklarasi Aliansi Museum Internasional Jalur Sutra.
Dalam rangka memperingati 40 tahun keikutsertaan Tiongkok dalam Konvensi Warisan Dunia, sub-forum "Visi Masa Depan: Warisan Budaya Dunia dan Model Baru untuk Kemajuan Manusia" akan berbagi wawasan dan praktik dalam perlindungan dan pengelolaan warisan budaya dunia, di samping pameran yang mengulas upaya inovatif Tiongkok selama empat dekade terakhir.
Sumber: