Alokasi Pupuk Subsidi di Bengkulu, Capai 42,212 Ton

Alokasi Pupuk Subsidi di Bengkulu, Capai 42,212 Ton

Jatah pupuk subsidi untuk bengkulu meningkat--

 
BENGKULU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu melalui Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) memastikan Tahun 2023 ketersediaan pupuk subsidi untuk petani di daerah tercukupi, Sebab pemerintah pusat telah mengalokasikan ketersediaan pupuk subsidi seperti untuk jenis NPK sekitar 42.212 ton dan pupuk urea 41.700 ton.
 
Hal tersebut sebagai mana dikatakan Kepala Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian DTPHP Provinsi Bengkulu Helmi YuliandrI.
 
"Alokasi pupuk subsidi di Bengkulu pada tahun depan meningkat dibandingkan tahun ini. Dimana data alokasi tersebut sudah kita sampaikan ke kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu," kata Helmi.
 
Ia menyebutkan bahwa alokasi pupuk subsidi jenis NPK tercatat mencapai 42.212 ton atau meningkat dibandingkan pada 2022 yang mencapai 25.873 ton. 
 
Kemudian alokasi ketersediaan pupuk urea tercatat meningkat dari 27.738 ton pada 2022 menjadi 41.700 ton pada 2023.
 
Dengan meningkatnya alokasi pupuk subsidi tersebut, pihaknya berharap agar tidak ada lagi petani di Bengkulu yang mengeluhkan kekurangan pasokan pupuk subsidi. 
 
"Pasokan pupuk subsidi yang telah dialokasikan dan diyakini bisa mengcover hingga tiga kali masa tanam padi, kamimi yakin untuk tahun depan tidak ada kekurangan untuk pupuk subsidi ini," ujarnya.
 
Sesuai dengan aturan dalam Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Republik Indonesia Nomor 10 tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian dan telah berlaku sejak 8 Juli 2022.
 
Pupuk subsidi juga diperuntukan untuk sembilan jenis tanaman seperti, padi, jagung, kedelai, cabai, bawang merah, bawang putih, tebu rakyat, kakao dan kopi. 
 
"Sedangkan untuk petani kelapa sawit tidak diperbolehkan membeli pupuk subsidi sesuai dengan Permentan tersebut," jelasnya.
 
Lanjut Helmi, untuk Harga Eceran Tertinggi (HET) pupuk bersubsidi tersebut belum ada perubahan yaitu untuk jenis pupuk urea dihargai Rp2,2 ribu per kilogram dan NPK Rp2,3 ribu per kilogram.
 
Berikut alokasi pupuk subsidi 2023 di Kabupaten Bengkulu Selatan yaitu jenis NPK sebanyak 6.722 ton dan urea 6.640 ton, Kabupaten Rejang Lebong jenis NPK yaitu 5.264 ton dan urea 5.200 ton.
 
Kabupaten Bengkulu Utara untuk jenis NPK 4.252 ton dan urea 4.200 ton, Kabupaten Kaur jenis NPK yaitu 5.972 ton dan urea 5.900 ton, Kabupaten Seluma jenis NPK 4.960 ton dan urea 4.900 ton.
 
Selanjutnya Kabupaten Mukomuko untuk jenis NPK sekitat 5.568 ton dan urea 5.500 ton, Kabupaten Lebong jenis NPK sekita4 4.353 ton dan urea 4.300 ton.
 
Kabupaten Kepahiang sekitar 2.795 ton untuk jenis NPK dan 2.762 ton untuk jenis urea, Kabupaten Bengkulu Tengah sebanyak 1.822 ton untuk NPK dan 1.800 ton untuk urea dan Kota Bengkulu untuk jenis NPK sekitar 504 ton dan urea 498 ton.(Ken)
 
 
 
 
 
 

Sumber: