Jual Beli Chip Highs Domino Terancam 10 Tahun Penjara

 Jual Beli Chip Highs Domino Terancam 10 Tahun Penjara

game--

 

BENGKULU - Polda Bengkulu melalui Tim Opsnal Subdit Jatanras Reskrimum Polda Bengkulu langsung menindak lanjuti instruksi Kapolri untuk memberantas perjudian di Indonesia khususnya di Bengkulu dengan menangkap seorang pemilik counter yang kedapatan menjual Chip game online High Domino. Adapun pemilik counter yang berhasil di tangkap dan ditetapkan jadi tersangka kasus tindak pidana perjudian jenis slot oleh Penyidik Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Bengkulu tersebut yakni berinisial SA (26) pemilik konter handphone yang menjual Chip Higgs Domino dikawasan lingkar barat Kota Bengkulu.

Direktur Reserse Kriminal Umum Kombes Pol Teddy Suhendyawan Syarif didampingi Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol Sudarno, S.Sos., M.H.,  serta kasubdit Jatanras AKBP Lambe Patabang Birana, S.Ik., M.H.,  dalam konferensi pers yang digelar kemarin (29/8) menyampaikan, tersangka SA memperjual belikan Chip higgs domino untuk memperoleh keuntungan pribadi.

Dir Reskrimum Polda Bengkulu menyebutkan, Dari tersangka, pihaknya berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai sebesar 8,8 juta rupiah, buku rekap jual beli Chip, selebaran promosi pembelian dan bongkar Chip, kalkulator hingga CCTV. ”Tersangka telah kami lakukan penahanan di sel tahanan Mapolda Bengkulu.” Sampai Dir Reskrimum Polda Bengkulu.

Disisi lain, Kabid Humas Polda Bengkulu menegaskan bahwa bagi penjual maupun pembeli Chip higgs domino yang terbukti mengambil keuntungan dari permain tersebut dapat disangkakan pasal 303 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman penjara 10 tahun dan denda Rp 25 juta.

Ia menambahkan, untuk judi slot Higgs Domino masuk dalam kategori perjudian online karena ada aplikasi yang digunakan untuk melakukan permainan judi. Aplikasi tersebut menyediakan beberapa pilihan game termasuk yang populer adalah permainan judi jenis slot. 

Slot itu sendiri, dimainkan menggunakan koin yang disebut Chip lalu diputar hingga menghasilkan koin yang banyak dan ditukarkan dengan uang atau yang kerap disebut bongkaran Chip. “Dalam game ini ada toko atau konter yang menyiapkan penukaran uang dengan Chip atau sebaliknya. Kalau membeli Chip di aplikasi itu mahal sehingga muncul ide kreatif sesama komunitas agar bisa memdapatkan Chip dengan harga yang murah dibanding top up ke aplikasi,” ungkap Kombes Pol Teddy.(Ken)

 

Sumber: