Syawal sebagai Momentum Perbaikan Diri
Radarseluma.disway.id: Syawal sebagai Momentum Perbaikan Diri--
BACA JUGA:Meninggalkan Kepedulian Sosial Terhadap Sesama
Dari penjelasan diatas maka dapatlah kita simpulkan bahwa Bulan Syawal bukanlah bulan hura-hura dan kembali kepada kemaksiatan setelah “libur” di bulan Ramadhan. Justru sebaliknya, Syawal adalah bulan pembuktian—apakah ibadah kita selama Ramadhan benar-benar membekas dalam hati dan perbuatan kita.
Dengan memanfaatkan bulan Syawal sebagai momentum perbaikan diri, kita menunjukkan bahwa ibadah kita bukan hanya rutinitas tahunan, melainkan bentuk dari kesungguhan hati untuk terus berada dalam jalan Allah.
Marilah kita jadikan bulan Syawal sebagai titik awal kebangkitan spiritual dan perbaikan akhlak. Jangan biarkan semangat Ramadhan hanya menjadi kenangan. Perbanyaklah amal, jaga keistiqamahan, dan perbaiki diri dengan tekad kuat agar hidup kita lebih bermakna dan penuh berkah.
Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah kita dan menjadikan kita termasuk hamba-hamba-Nya yang istiqamah dalam kebaikan. (djl)
Sumber: