Membaca Al-Qur’an Bekal Jiwa di Bulan Suci
Kamis 06-03-2025,11:40 WIB
Reporter:
juliirawan|
Editor:
juliirawan
Radarseluma.disway.id - Membaca Al-Qur’an Bekal Jiwa di Bulan Suci--
Radarseluma.disway.id - Bulan Suci Ramadhan adalah bulan penuh berkah yang dinanti-nantikan oleh seluruh umat Islam. Dalam bulan ini, setiap amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya, termasuk membaca Al-Qur’an. Al-Qur’an bukan sekadar Kitab Suci, tetapi merupakan pedoman hidup yang memberikan petunjuk bagi umat Manusia dalam menghadapi berbagai aspek kehidupan.
Membaca Al-Qur’an di bulan Suci Ramadhan memiliki nilai ibadah yang sangat besar, karena bulan ini adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an,
Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah 185 Allah SWT berfirman yang mana berbunyi:
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَىٰ وَالْفُرْقَانِ
Artinya:
"Bulan Ramadhan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur'an sebagai petunjuk bagi Manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu serta pembeda (antara yang benar dan yang batil)." (QS. Al-Baqarah: 185)
Ayat ini menegaskan bahwa Al-Qur’an memiliki kedudukan istimewa dalam bulan Ramadhan. Oleh karena itu, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak membaca, memahami, dan mengamalkan isi kandungannya sebagai bekal spiritual dalam kehidupan.
Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan
Membaca Al-Qur’an memiliki banyak keutamaan, terutama di bulan Ramadan. Berikut beberapa keutamaannya:
Pertama:
Mendapatkan Pahala yang Berlipat Ganda
Nabi Muhammad Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Tirmidzi yang mana berbunyi:
مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ، وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا، لَا أَقُولُ: (الم) حَرْفٌ، وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ، وَلَامٌ حَرْفٌ، وَمِيمٌ حَرْفٌ
Artinya:
"Barang siapa membaca satu huruf dari Kitabullah (Al-Qur'an), maka ia akan mendapatkan satu kebaikan. Dan satu kebaikan itu dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan. Aku tidak mengatakan bahwa 'Alif Lam Mim' itu satu huruf, tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, dan Mim satu huruf." (HR. Tirmidzi No. 2910)
Hadist ini menunjukkan bahwa membaca Al-Qur’an merupakan amalan yang sangat besar pahalanya, bahkan hanya dengan membaca satu huruf saja, Allah memberikan sepuluh kebaikan.
Kedua:
Mendapat Syafaat di Hari Kiamat
Nabi Muhammad Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Muslim yang mana berbunyi:
اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ
Artinya:
"Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan datang pada hari Kiamat sebagai pemberi syafaat bagi pembacanya." (HR. Muslim No. 804)
Hadist ini menunjukkan bahwa membaca Al-Qur’an bukan hanya bermanfaat di Dunia, tetapi juga di Akhirat. Di hari Kiamat, Al-Qur’an akan menjadi syafaat bagi mereka yang membacanya dengan istiqamah.
Ketiga:
Menenangkan Hati dan Menjadi Obat Jiwa
Allah berfirman dalam Al-Qur’an Surat Ar-Ra'd ayat 28 berbunyi:
الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللَّهِ ۗ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
Artinya:
"Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'd: 28)
Membaca Al-Qur’an adalah salah satu bentuk dzikir kepada Allah SWT yang dapat memberikan ketenangan hati dan ketentraman jiwa.
Di tengah kesibukan dan tekanan hidup, membaca Al-Qur’an bisa menjadi sumber ketenangan dan kekuatan spiritual.
Bagaimana Cara Memaksimalkan Bacaan Al-Qur’an di Bulan Ramadan?
Agar dapat memperoleh manfaat maksimal dari membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan:
Pertama:
Membuat Target Khatam
Usahakan memiliki target untuk mengkhatamkan Al-Qur’an setidaknya satu kali selama Ramadhan. Jika membaca 1 juz per hari, maka dalam 30 hari Ramadan, kita bisa khatam 30 juz.
Kedua:
Membaca dengan Tadabbur (Memahami Makna)
Selain membaca, berusaha memahami maknanya juga sangat penting.
Dengan memahami arti ayat yang dibaca, kita bisa lebih menghayati dan mengamalkan isi kandungannya.
Ketiga:
Memperbaiki Tajwid dan Bacaan
Membaca Al-Qur’an dengan tajwid yang benar merupakan bentuk penghormatan terhadap firman Allah. Nabi Muhammad Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Abu Dawud yang mana berbunyi:
زَيِّنُوا الْقُرْآنَ بِأَصْوَاتِكُمْ
Artinya:
"Hiasi lah Al-Qur’an dengan suara kalian." (HR. Abu Dawud No. 1468)
Keempat:
Membaca dengan Konsistensi (Istiqamah)
Menjadikan membaca Al-Qur’an sebagai kebiasaan harian tidak hanya di bulan Ramadhan, tetapi juga setelahnya. Ramadhan bisa menjadi momentum untuk membangun kebiasaan ini.
Kelima:
Mengamalkan Isi Al-Qur’an dalam Kehidupan
Membaca Al-Qur’an bukan sekadar untuk mendapatkan pahala, tetapi juga untuk diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dari penjelasan diatas dapatlah kita simpulkan bahwa membaca Al-Qur’an di bulan Ramadhan adalah amalan yang sangat dianjurkan karena memiliki banyak keutamaan. Al-Qur’an sebagai pedoman hidup memberikan petunjuk dan ketenangan bagi setiap Muslim. Keutamaan membaca Al-Qur’an meliputi mendapatkan pahala yang berlipat, memperoleh syafaat di akhirat, serta menenangkan hati.
Agar manfaatnya lebih maksimal, kita dianjurkan untuk membaca dengan tadabbur, memperbaiki tajwid, menetapkan target khatam, serta mengamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari.
Ramadan adalah bulan yang istimewa, dan membaca Al-Qur’an adalah salah satu amalan terbaik yang bisa dilakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah. Semoga kita semua diberikan kekuatan dan kemudahan untuk meningkatkan ibadah, khususnya dalam membaca dan memahami Al-Qur’an.
Mari manfaatkan bulan suci ini sebaik mungkin agar kita bisa meraih keberkahan dan ridha Allah. Aamiin. (djl)
Sumber: