Muhammadiyah 1 Ramadan 2026 pada 18 Maret, NU Tunggu Rukyatul Hilal, BRIN 19 Maret

Sabtu 07-02-2026,20:02 WIB
Reporter : Jeffri Ginting
Editor : Jeffri Ginting

 

Berdasarkan maklumat tersebut, Muhammadiyah akan mulai melaksanakan puasa Ramadan pada Rabu, 18 Februari 2026. Sementara Hari Raya Idul Fitri atau 1 Syawal 1447 H ditetapkan jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

 

BACA JUGA:Ada MGS5 EV Harga 350 Jutaan di IIMS 2026

BACA JUGA:Nia Ramadhani Bantah Isu Perceraian dengan Ardie Bakrie, Tak Ada Orang Ketiga

Badan Riset dan Inovasi Nasional turut memberikan pandangan ilmiah terkait potensi awal Ramadan 2026. Peneliti BRIN memprediksi 1 Ramadan 1447 Hijriah berpotensi jatuh pada 19 Februari 2026. Namun hasil pengamatan hilal pada 18 Februari 2026 menjadi faktor penentu, terutama bagi pihak yang mengutamakan rukyat sebagai dasar penetapan awal bulan.

 

"Pada saat Magrib 17 Februari, posisi hilal/bulan masih di bawah ufuk. Jadi tidak mungkin dirukyat (diamati). Jadi, awal Ramadan pada hari berikutnya, yaitu 19 Februari 2026," jelas Koordinator KR Astronomi dan Observatorium Pusat Riset Antariksa BRIN Prof Thomas Djamaluddin.

Perbedaan prakiraan awal Ramadan merupakan hal yang kerap terjadi dan telah menjadi bagian dari dinamika penetapan kalender hijriah di Indonesia. Masyarakat diimbau menunggu pengumuman resmi dari masing-masing lembaga dan tetap saling menghormati perbedaan dalam menjalankan ibadah puasa.

 

Kategori :