Sebagai Bank Emas (Bullion Bank) Syariah pertama di Indonesia, BSI menjadikan momen Milad ke-5 ini untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya emas sebagai instrumen lindung nilai (hedging) yang berkelanjutan.
Di Halte BSI Gold GBK 2 dan berbagai booth regional, BSI menghadirkan layanan konsultasi investasi emas secara langsung. Masyarakat dikenalkan pada produk unggulan seperti Cicil Emas dan Tabungan Emas, yang dirancang agar terintegrasi, aman, mudah, dan sesuai prinsip syariah.
BACA JUGA:Selama 4 Hari, Warga Tiga Desa di Seluma Barat Gotong Royong Perbaiki Jalan Rusak Sepanjang 4 KM
"Kami membangun ekosistem di mana emas bukan sekadar komoditas, tapi narasi jangka panjang untuk kemandirian ekonomi umat. Ini adalah solusi bagi masyarakat yang ingin mempersiapkan masa depan, mulai dari dana pendidikan hingga porsi Haji," tambah Anggoro.
Integrasi Spiritual, Sosial, dan Digital
Selain fokus pada kesehatan fisik dan finansial, acara ini juga menonjolkan sisi spiritual dan sosial. Mengingat bulan suci Ramadan 2026 yang akan segera tiba, BSI mengajak masyarakat mempersiapkan diri, termasuk perencanaan ibadah haji sejak dini melalui Tabungan Haji.
BSI juga memperkenalkan fitur-fitur komprehensif dalam aplikasi BYOND by BSI, yang menjadi "sahabat finansial, sosial, dan spiritual" dalam satu genggaman. Serta sebagai bentuk kepedulian BSI bersama dengan BSI Maslahat membuka layanan donasi untuk korban bencana di Sumatera, mengajak para peserta CFD untuk tidak hanya berolahraga, tapi juga berbagi.
Acara Langkah Emas BSI di car free day ini diharapkan menjadi pemantik bagi masyarakat Indonesia untuk memiliki gaya hidup yang seimbang: sehat jasmani, kuat secara finansial dengan investasi emas, serta kaya hati dengan berbagi dan beribadah.