Reporter: Juli Irawan Radarseluma.disway.id - Kasih sayang merupakan anugerah fitrah yang Allah tanamkan dalam hati setiap manusia. Namun, tidak ada contoh kasih sayang yang lebih luhur dan sempurna selain kasih sayang yang ditunjukkan oleh Rasulullah Muhammad SAW. Sebagai utusan Allah yang mulia, beliau tidak hanya menjadi teladan dalam hal ibadah dan kepemimpinan, tetapi juga dalam peran beliau sebagai seorang ayah yang penuh cinta, kelembutan, dan perhatian terhadap putra-putrinya.
Rasulullah SAW memiliki enam orang anak, yaitu Qasim, Zainab, Ruqayyah, Ummu Kultsum, Fatimah, dan Abdullah, semuanya dari Sayyidah Khadijah binti Khuwailid, kecuali Ibrahim yang lahir dari Mariyah al-Qibthiyyah. Meskipun sebagian besar anak beliau wafat ketika masih kecil, kasih sayang beliau terhadap mereka menunjukkan kehangatan dan kelembutan seorang ayah yang luar biasa. Kisah-kisah ini menjadi cermin keteladanan bagi setiap orang tua Muslim dalam mendidik dan mencintai anak-anaknya dengan kasih dan kesabaran.
Kasih Sayang Rasulullah SAW dalam Al-Qur’an dan Hadits
Allah SWT mengutus Rasulullah SAW sebagai rahmat bagi seluruh alam, termasuk bagi keluarganya sendiri. Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman:
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا رَحْمَةً لِّلْعَالَمِينَ
Artinya: “Dan tidaklah Kami mengutus engkau (Muhammad) melainkan untuk menjadi rahmat bagi seluruh alam.”.(QS. Al-Anbiya [21]: 107)
Ayat ini menegaskan bahwa kasih sayang Rasulullah tidak terbatas pada umat manusia, tetapi mencakup seluruh makhluk. Namun, rahmat itu paling nyata terlihat dalam hubungan beliau dengan keluarga, terutama dengan anak-anaknya.
Salah satu hadis yang menunjukkan kasih sayang beliau adalah ketika beliau mencium cucunya, Hasan bin Ali. Diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a. bahwa Rasulullah SAW pernah mencium Hasan bin Ali di hadapan seorang sahabat bernama Aqra‘ bin Habis. Aqra‘ berkata, “Aku memiliki sepuluh anak, dan aku tidak pernah mencium seorang pun di antara mereka.” Maka Rasulullah SAW bersabda:
مَنْ لَا يَرْحَمْ لَا يُرْحَمْ
Artinya: “Barang siapa tidak menyayangi, maka dia tidak akan disayangi.”.(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadis ini menunjukkan betapa Rasulullah SAW menekankan pentingnya kasih sayang terhadap anak-anak. Beliau tidak malu mengekspresikan cintanya secara terbuka dengan pelukan, ciuman, dan perhatian.
BACA JUGA:Kesederhanaan Rasulullah SAW: Cahaya Teladan yang Membuat Dunia Kagum
Kasih Sayang Rasulullah SAW kepada Putra-Putrinya
1. Kasih Sayang kepada Sayyidah Fatimah az-Zahra
Di antara semua putri beliau, Sayyidah Fatimah memiliki kedudukan istimewa di hati Rasulullah SAW. Diriwayatkan dalam hadis sahih bahwa setiap kali Fatimah datang menemuinya, Rasulullah selalu berdiri menyambutnya, mencium tangannya, dan mendudukkannya di tempat beliau duduk. Sebaliknya, jika Rasulullah datang ke rumah Fatimah, beliau juga melakukan hal yang sama sebagai tanda penghormatan dan kasih sayang.
Rasulullah SAW bersabda:
فَاطِمَةُ بَضْعَةٌ مِنِّي، مَنْ أَغْضَبَهَا أَغْضَبَنِي
Artinya: “Fatimah adalah bagian dariku. Siapa yang membuatnya marah, berarti membuatku marah.” (HR. Bukhari dan Muslim)