Keagungan Aesan Gede Warisan Busana Adat Palembang Yang Penuh Filosofi

Senin 01-09-2025,11:00 WIB
Reporter : juliirawan
Editor : juliirawan

• Keris atau Senjata Tradisional: Pada masa lalu, pria bangsawan membawa keris sebagai simbol kehormatan kini lebih bersifat simbolik pada prosesi adat.

• Perhiasan: Bros dada, cincin, atau rantai leher untuk menunjukkan status.

Daerah yang Menggunakan Aesan Gede

Walaupun Aesan Gede identik dengan Kota Palembang, penggunaannya meluas di wilayah Provinsi Sumatera Selatan, khususnya:

• Kota Palembang (pusat tradisi Aesan Gede)

• Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan sekitarnya

• Kabupaten Musi Banyuasin, Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara

• Beberapa komunitas Melayu di pesisir Sumatera Selatan dan area-daerah yang pernah berada di bawah pengaruh Kesultanan Palembang

Di setiap daerah ada variasi kecil dalam motif songket, pemilihan warna, dan tata cara pemakaian, tetapi identitas Aesan Gede tetap jelas.

BACA JUGA:Ragam Rumah & Pakaian Adat Sumatera Selatan: Jejak Sungai Musi, Bukit Barisan, dan Anyaman Songket

Kapan Aesan Gede Digunakan? (Kesempatan dan Prosesi)

Aesan Gede dipakai dalam momen-momen yang menandai pentingnya kehidupan sosial dan ritual masyarakat, antara lain:

• Pernikahan Adat Palembang: Ini adalah momen paling ikonik; pengantin pria dan wanita mengenakan Aesan Gede sebagai busana utama, lengkap dengan aksesori keraton untuk menegaskan status dan kehormatan keluarga.

• Upacara Adat dan Keagamaan: Seperti khitanan, upacara adat kerajaan, atau acara syukuran komunitas tertentu.

• Pesta Pernikahan Resmi & Resepsi: Pada acara yang bersifat resmi/seremonial, keluarga pengantin dan orang tua sering mengenakan Aesan Gede.

• Acara Kebudayaan dan Parade: Festival, peringatan hari jadi kota, atau pertunjukan seni tradisional menampilkan Aesan Gede untuk tujuan pelestarian budaya.

• Penerimaan Tamu Kehormatan: Dalam acara resmi kantor pemerintahan daerah atau acara kenegaraan daerah yang menonjolkan identitas lokal.

Makna Filosofis dan Simbolisme

Setiap elemen Aesan Gede sarat makna: songket emas melambangkan kemakmuran dan keberkahan; warna merah melambangkan keberanian dan kehormatan; motif-motif tumbuhan atau geometris melambangkan hubungan manusia dengan alam dan jalur keturunan. Mahkota dan perhiasan menegaskan martabat, sementara tata rias dan pose pengantin saat bersanding menunjukkan tata nilai kesopanan, saling menghormati, dan tanggung jawab keluarga.

Pelestarian dan Tantangan Modern

Kategori :