Selanjutnya adalah bidang kesehatan, guna meningkatkan kesehatan masyarakat melalui layanan pemeriksaan kesehatan. Selanjutnya adalah bidang dakwah dan advokasi untuk mendukung literasi edukasi syariah.
“Alhamdulillah, peningkatan zakat ini mencerminkan pertumbuhan laba bersih perusahaan yang solid. Dengan pertumbuhan laba dua digit, kontribusi zakat pun meningkat. Hingga Maret 2025, lebih dari 200.000 masyarakat Indonesia telah merasakan manfaat dari penyaluran zakat BSI. InsyaAllah, jumlah ini akan terus bertambah seiring dengan kinerja BSI dan meningkatnya penyaluran dana zakat,” kata Bob penuh optimisme.
Inovasi
Bob menjelaskan, bahkan dalam konteks penghimpunan zakat ini perseroan bersama BAZNAS dan UNDP memprakarsai Kerangka Kerja Zakat Hijau di Forum Zakat dan Wakaf Dunia 2024. Inovasi ini tak kalah penting, di mana Zakat Hijau berfungsi sebagai enabler untuk mengukur dampak sosial dan lingkungan.
Zakat Hijau merupakan strategi inovatif untuk memanfaatkan dana zakat guna mendorong keberlanjutan lingkungan dan mengatasi tantangan terkait perubahan iklim. Sebagaimana diuraikan dalam Prospek Zakat 2025, implementasi Zakat Hijau yang efektif memerlukan kolaborasi antarberbagai pemangku kepentingan, termasuk lembaga pemerintah, sektor swasta, dan organisasi masyarakat sipil.
Inisiatif Zakat Hijau ini telah dipresentasikan oleh BSI di Markas Besar PBB di New York. Dalam forum ini, BSI berkolaborasi dengan Bappenas, di mana Zakat Hijau disorot sebagai salah satu instrumen yang dapat mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Hal ini menunjukkan bahwa Inisiatif Zakat Hijau menarik sebagai instrumen Keuangan Sosial Islam yang mendukung pengentasan kemiskinan dan Mitigasi Perubahan Iklim. Melalui kerja sama yang kuat, inisiatif Zakat Hijau dapat terintegrasi secara mulus ke dalam kebijakan pembangunan nasional, sehingga memperkuat dampaknya secara keseluruhan,” pungkas Bob.
BACA JUGA: KAI Daop 6 Catat 207.829 Tempat Duduk Terjual pada Program Promo Tiket 30%
Adapun Menara Syariah adalah bagian dari pengembangan kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, yang dirancang sebagai pusat keuangan berbasis syariah pertama di Indonesia dan terbesar di Asia Tenggara. Sedangkan INCEIF University, atau International Centre for Education in Islamic Finance adalah universitas Islam di Malaysia yang didirikan olehBank Sentral Malaysia pada 2005. INCEIF berfokus pada pendidikan, pelatihan, dan penelitian di bidang keuangan Islam, serta diakui secara internasional sebagai lembaga terkemuka dalam bidang tersebut.