Mengoreksi Diri Sebelum Dihisab: Bekal Menuju Hari Perhitungan

Selasa 17-06-2025,11:34 WIB
Reporter : juliirawan
Editor : juliirawan

فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْرًا يَرَهُ٧﴾ وَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَرَهُ ﴿٨

Artinya: “Barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasannya), dan barang siapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasannya).” (QS. Az-Zalzalah: 7–8)

Hari hisab adalah hari di mana lisan manusia terkunci dan seluruh anggota tubuh menjadi saksi. Setiap tindakan yang dilakukan, bahkan yang tersembunyi dalam hati, akan dimintai pertanggungjawaban.

Dalam hadits Qudsi, Rasulullah SAW bersabda:

يَا عِبَادِي إِنَّمَا هِيَ أَعْمَالُكُمْ أُحْصِيهَا لَكُمْ ثُمَّ أُوَفِّيكُمْ إِيَّاهَا، فَمَنْ وَجَدَ خَيْرًا فَلْيَحْمَدِ اللَّهَ، وَمَنْ وَجَدَ غَيْرَ ذَلِكَ فَلَا يَلُومَنَّ إِلَّا نَفْسَهُ

Artinya: “Wahai hamba-Ku, sesungguhnya itu adalah amal perbuatan kalian, Aku catat semuanya untuk kalian, kemudian Aku akan membalas kalian sesuai dengannya. Maka siapa yang mendapatkan kebaikan, hendaklah ia memuji Allah. Dan siapa yang mendapatkan selain itu, maka janganlah menyalahkan selain dirinya sendiri.” (HR. Muslim no. 2577)

Maka dari itu, mengoreksi diri sebelum Allah menghisab kita adalah bentuk kecerdasan dan ketakwaan.

BACA JUGA:Menjaga Keadilan dalam Rumah Tangga dan Masyarakat: Pilar Harmoni dalam Islam

3. Langkah Praktis dalam Muhasabah Diri

Agar muhasabah diri menjadi kebiasaan, beberapa langkah berikut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:

a. Menyendiri dan merenung di waktu malam.
Waktu sepertiga malam terakhir adalah waktu terbaik untuk mengevaluasi diri, memohon ampun, dan memperbaiki hati.

b. Menuliskan amal harian.
Catatan pribadi harian dapat membantu mengenali kebiasaan buruk dan amal baik yang perlu dipertahankan.

c. Membandingkan amal hari ini dengan hari sebelumnya.
Apakah ada peningkatan keimanan, ibadah, atau malah penurunan?

d. Memperbanyak istighfar dan doa.
Mengakui dosa adalah langkah awal untuk memperbaikinya. Perbanyaklah membaca:

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الَّذِي لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

e. Bersahabat dengan orang saleh.
Lingkungan yang baik akan mendorong kita untuk terus memperbaiki diri dan saling mengingatkan dalam kebaikan.

Kategori :