Untuk itu, seseorang harus melatih kesabaran dan memperbanyak dzikir serta muhasabah sebelum berangkat ke Tanah Suci.
2. Persiapan Fisik: Menjaga Kesehatan dan Ketahanan Tubuh
Ibadah haji melibatkan banyak aktivitas fisik seperti thawaf mengelilingi Ka’bah, sa’i antara Shafa dan Marwah, serta wukuf, mabit, dan melontar jumrah. Semua ini memerlukan stamina dan daya tahan tubuh yang prima.
Nabi Muhammad Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Muslim yang mana berbunyi:
الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ
Artinya: "Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah." (HR. Muslim no. 2664)
Kekuatan yang dimaksud mencakup kekuatan iman, akal, dan juga fisik. Untuk mempersiapkan fisik yang baik, beberapa langkah yang bisa dilakukan antara lain:
* Melakukan latihan fisik secara rutin seperti berjalan kaki setiap hari minimal 30 menit.
* Menjaga pola makan sehat, mengurangi konsumsi makanan berlemak, dan memperbanyak sayur serta buah.
* Melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh dan berkonsultasi dengan dokter, terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit tertentu.
* Istirahat yang cukup dan menghindari stres berlebihan agar daya tahan tubuh tetap optimal.
3. Persiapan Ilmu: Memahami Manasik Haji dengan Baik
Mental dan fisik saja tidak cukup. Seorang Muslim wajib mempelajari manasik haji sebelum keberangkatan agar ibadahnya sah dan sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 196 yang mana berbunyi:
وَأَتِمُّوا الْحَجَّ وَالْعُمْرَةَ لِلَّهِ Artinya: "Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah." (QS. Al-Baqarah: 196)
Tanpa ilmu, seseorang bisa terjebak dalam kesalahan yang bisa membatalkan atau mengurangi kesempurnaan hajinya. Maka dari itu, mengikuti bimbingan manasik haji, membaca buku-buku fikih haji, serta bertanya kepada ulama atau ustaz terpercaya adalah hal yang sangat dianjurkan.
BACA JUGA:Inilah Doa-Doa Mustajab di Tanah Suci
4. Persiapan Spiritual: Taubat, Doa, dan Dzikir
Haji adalah momen suci untuk menyucikan jiwa dan menghapus dosa. Oleh karena itu, sebelum berangkat ke tanah suci, sangat dianjurkan untuk memperbanyak taubat, memohon ampunan kepada Allah, serta meminta maaf kepada sesama.