* Meminta maaf dan memaafkan kerabat atau teman yang berselisih
* Berkunjung ke rumah sanak saudara atau tetangga
*:Menguatkan ukhuwah Islamiyah dengan kegiatan komunitas
*:Menyantuni yang membutuhkan di lingkungan sekitar
Penjelasan Ulama tentang Silaturahmi
Imam An-Nawawi dalam Syarh Shahih Muslim menjelaskan bahwa silaturahmi mencakup semua bentuk kebaikan kepada kerabat, baik dengan harta, pertolongan, kunjungan, maupun doa. Bahkan dalam keadaan tertentu, cukup dengan menjaga hubungan melalui pesan dan komunikasi sudah dianggap bentuk silaturahmi di zaman sekarang.
Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari menambahkan bahwa silaturahmi tidak boleh dibatasi hanya kepada kerabat sedarah, melainkan juga terhadap sesama Muslim dalam lingkup komunitas sosial.
BACA JUGA:Mengoptimalkan Waktu Luang untuk Beribadah dan Belajar
Dari penjelasan di atas maka dapat kita simpulkan bahwa Silaturahmi adalah ajaran luhur Islam yang menjanjikan banyak keberkahan baik di dunia maupun akhirat. Di bulan Dzulqa’dah yang mulia ini, sudah sepatutnya setiap Muslim memanfaatkannya untuk memperbaiki dan menguatkan jalinan silaturahmi dalam keluarga dan masyarakat.
Dalam dunia yang penuh dengan kesibukan dan individualisme, silaturahmi menjadi pelipur lara, penyejuk hati, dan penguat persatuan umat. Jangan sampai kita termasuk orang yang meremehkan silaturahmi, sebab akibatnya sangat berat—dari rezeki yang seret, umur yang pendek berkah, hingga terhalang dari surga.
Mari jadikan bulan Dzulqa’dah sebagai momentum untuk memperbaiki hubungan yang renggang, menguatkan cinta dalam keluarga, dan menyatukan hati dalam komunitas. Jangan tunggu hingga datang musibah baru tersadar bahwa silaturahmi itu penting. Sebab, bisa jadi silaturahmi yang kita jaga hari ini adalah sebab keselamatan kita esok hari. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat Ar-Rad ayat 21 yang mana berbunyi:
وَالَّذِينَ يَصِلُونَ مَا أَمَرَ اللَّهُ بِهِ أَنْ يُوصَلَ وَيَخْشَوْنَ رَبَّهُمْ وَيَخَافُونَ سُوءَ الْحِسَابِ
Artinya:
"Dan orang-orang yang menghubungkan apa yang Allah perintahkan supaya dihubungkan, mereka takut kepada Tuhan mereka dan takut akan hisab yang buruk." (QS. Ar-Ra’d: 21)
Semoga kita termasuk dalam golongan yang memuliakan silaturahmi dan dimuliakan oleh Allah SWT. Aamiin. (djl)