Seluma, Radarseluma.Disway.id – Pemerintah Kabupaten Seluma menggelar rapat koordinasi guna mengevaluasi serta menindaklanjuti pengelolaan kawasan Bendung Seluma yang belakangan ramai dimanfaatkan masyarakat sebagai lokasi wisata pemandian.
Rapat dipimpin langsung Wakil Bupati Seluma, Drs. H. Gustianto, dan diikuti unsur terkait, mulai dari perwakilan Balai Wilayah Sungai Sumatera VII, jajaran Forkopimda seperti Kapolres Seluma dan Dandim 0425 Seluma, hingga sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Seluma.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu strategis menjadi perhatian, terutama terkait optimalisasi fungsi irigasi yang baru selesai dibangun. Selain membahas kondisi teknis saluran dan peningkatan debit air untuk kebutuhan persawahan masyarakat, pemerintah daerah juga menyoroti dampak aktivitas wisata terhadap keberlangsungan fungsi bendung.
“Bendung Seluma ini fungsi utamanya adalah untuk pengairan pertanian. Jangan sampai karena dimanfaatkan sebagai tempat wisata pemandian, fungsi irigasinya justru terganggu. Kita harus mengutamakan kepentingan petani,” tegasnya.
Tak hanya soal pengairan, penataan kawasan turut menjadi pembahasan penting. Aktivitas pedagang serta pengelolaan lahan parkir di sekitar bendung dinilai perlu diatur agar tidak mengganggu infrastruktur maupun keselamatan pengunjung.
“Pemerintah Kabupaten Seluma akan memperkuat pengawasan di kawasan irigasi, termasuk penataan pedagang dan lahan parkir, agar tetap tertib, aman, dan tidak merusak fasilitas yang sudah dibangun,” ujarnya.
Menjelang libur Hari Raya Idul Fitri, pemerintah daerah juga menyiapkan langkah antisipasi guna menghindari potensi keramaian yang berlebihan di kawasan bendung. Pengawasan terpadu bersama aparat keamanan akan diperkuat demi memastikan situasi tetap kondusif.
“Kita harus melakukan antisipasi sejak dini, apalagi menjelang libur Idul Fitri. Biasanya jumlah pengunjung meningkat, sehingga pengawasan dan pengamanan harus benar-benar disiapkan,” tambahnya.
Melalui koordinasi lintas sektor ini, Pemkab Seluma menegaskan komitmennya menjaga keseimbangan antara pemanfaatan bendung untuk mendukung produktivitas pertanian dan pengelolaan kawasan agar tetap aman, tertib, serta tidak menyimpang dari fungsi utamanya sebagai infrastruktur irigasi.(adt)