يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَّصُوحًا
Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya."
(QS. At-Tahrim: 8)
2. Menjaga Keikhlasan
Luruskan niat hanya untuk Allah dalam setiap amal. Niat yang benar akan menjaga ibadah dari sia-sia.
3. Menghindari Lingkungan yang Rusak
Berkawan dengan orang saleh dan menjauhi lingkungan maksiat akan membantu menjaga diri dari dosa.
4. Perbanyak Istighfar dan Dzikir
Hati yang banyak berdzikir lebih terjaga dari bisikan dosa Nabi Muhammad Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Ibnu Majah yang berbunyi:
قال رسول الله ﷺ: "طوبى لمن وجد في صحيفته استغفاراً كثيراً"
Artinya: "Nabi SAW bersabda: Beruntunglah orang yang mendapati dalam catatan amalnya istighfar yang banyak." (HR. Ibnu Majah)
BACA JUGA:Kiat Menjaga Kesabaran dalam Menghadapi Cobaan Hidup
Dari penjelasan di atas maka dapat kita simpulkan bahwa Dosa-dosa yang dilakukan manusia bukan hanya mencoreng amal, tetapi bisa menjadi penghalang utama dalam ibadah. Karena itu, seorang Muslim sejati bukan hanya fokus memperbanyak ibadah, tetapi juga menjaga diri dari dosa dan maksiat. Dengan hati yang bersih, niat yang lurus, serta amal yang terus disucikan dengan taubat, maka ibadah akan menjadi cahaya yang menuntun menuju surga.
Perjalanan menuju Allah adalah perjalanan panjang yang menuntut kesucian hati dan ketekunan dalam ibadah. Jangan biarkan dosa merusak perjalanan mulia itu. Jadikan taubat sebagai kunci, dzikir sebagai bekal, dan amal saleh sebagai kendaraan. Semoga Allah menjaga kita dari dosa yang menghambat ibadah dan menjadikan kita hamba yang senantiasa dekat dengan-Nya. (djl)