Syirik menghapus seluruh amal ibadah. Sebagaimana firman Allah:
لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ
Artinya: "Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapuslah amalmu."
(QS. Az-Zumar: 65)
2. Riya (Beribadah untuk Pamer)
Riya adalah menyekutukan Allah dalam niat ibadah. Nabi SAW memperingatkan umatnya akan bahaya riya sebagaimana dijelaskan dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Ahmad yang mana berbunyi:
قال رسول الله ﷺ: "إن أخوف ما أخاف عليكم الشرك الأصغر" قالوا: وما الشرك الأصغر يا رسول الله؟ قال: "الرياء..."
Artinya: "Nabi SAW bersabda: Sesungguhnya yang paling aku khawatirkan atas kalian adalah syirik kecil." Para sahabat bertanya, "Apa itu syirik kecil wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "Riya..." (HR. Ahmad)
Riya tidak hanya menghapus pahala ibadah, tetapi juga menjadikan ibadah sia-sia di sisi Allah.
3. Maksiat yang Dilazimi (Dosa Rutin)
Maksiat yang dilakukan terus-menerus, tanpa taubat, akan merusak hati dan menghilangkan keberkahan ibadah. Nabi SAW bersabda dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Tirmidzi yang berbunyi:
قال رسول الله ﷺ: "إذا أذنب العبد نكتت في قلبه نكتة سوداء..."
Artinya: "Nabi SAW bersabda: Jika seorang hamba melakukan dosa, maka akan dititikkan pada hatinya satu titik hitam..." (HR. Tirmidzi)
Apabila tidak segera ditobati, titik itu akan terus bertambah hingga menutupi seluruh hati.
4. Hasad (Iri Dengki)
Hasad adalah penyakit hati yang dapat merusak ibadah. Nabi Muhammad Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Abu Dawud yang mana berbunyi:
قال رسول الله ﷺ: "إياكم والحسد، فإن الحسد يأكل الحسنات كما تأكل النار الحطب"