Program ini sepenuhnya gratis alias tanpa dipungut biaya apapun. Para peserta yang lolos akan mendapatkan berbagai fasilitas, di antaranya. Biaya pendidikan penuh hingga lulus, Uang saku bulanan dan bantuan buku, Sertifikat kompetensi, Transportasi pulang-pergi dari rumah ke kampus, Program magang di perusahaan atau perkebunan kelapa sawit dan biaya wisuda
"Ini benar-benar kesempatan emas. Tidak hanya kuliah gratis, tetapi peserta juga akan dibekali pengalaman industri dan kompetensi praktis," terangnya.
Beasiswa SDM Sawit 2025 ditujukan untuk individu berusia minimal 23 tahun dengan latar belakang keluarga atau keterlibatan langsung di sektor perkebunan sawit. Sasaran penerima beasiswa meliputi, anak dari pekebun atau pemilik usaha budidaya kelapa sawit, Istri/suami/anak dari pekebun kelapa sawit, karyawan di usaha perkebunan sawit dengan masa kerja minimal dua tahun, keluarga dari karyawan tersebut (anak/istri/suami). Serta pengurus kelembagaan atau asosiasi pekebun sawit dengan masa jabatan minimal dua tahun dan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di bidang perkelapasawitan
Pada pelaksanaan program tahun 2024, tercatat sebanyak 37 pelajar dari Kabupaten Seluma mengikuti seleksi. Dari jumlah tersebut, 15 orang berhasil lulus dan mendapatkan beasiswa kuliah gratis dari Kementerian Pertanian. Ini menjadi motivasi tambahan bagi generasi muda di Seluma untuk tidak menyia-nyiakan peluang serupa di tahun ini.
BACA JUGA:Berbagi Kebahagiaan dengan Sesama: Sedekah dan Zakat di Bulan Dzulqa’dah
Program Beasiswa SDM Sawit merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam pengembangan sektor kelapa sawit berkelanjutan. Diluncurkan pertama kali pada tahun 2016, program ini terus berjalan setiap tahun dan menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat peran petani dan pekerja sawit melalui pendidikan formal.
Industri sawit merupakan salah satu sektor unggulan yang telah menjadi penopang ekonomi nasional sejak 1980-an. Oleh karena itu, peningkatan kualitas SDM di sektor ini menjadi prioritas penting.
"Dengan adanya program ini, diharapkan anak-anak petani dan pekerja sawit tidak hanya menjadi penerus usaha orang tuanya, tetapi juga mampu membawa perubahan dan inovasi demi keberlanjutan industri kelapa sawit Indonesia," ujarnya.
Bagi masyarakat Kabupaten Seluma yang memenuhi kriteria, segera daftarkan diri sebelum batas waktu berakhir. Manfaatkan peluang besar ini untuk membangun masa depan yang lebih baik melalui pendidikan berkualitas dan dukungan penuh dari pemerintah.(ctr)