Menjaga Amanah dalam Setiap Perbuatan di Bulan Dzulqa’dah

Senin 19-05-2025,11:00 WIB
Reporter : juliirawan
Editor : juliirawan

Menjaga rahasia, tidak membicarakan aib orang lain, dan tidak berbohong.

4.  Amanah Keluarga

Menjadi suami, istri, atau orang tua yang bertanggung jawab dan tidak menyia-nyiakan keluarganya.

5. Amanah Ibadah

Menjaga salat, puasa, zakat, dan kewajiban lainnya sebagai bentuk tanggung jawab kepada Allah SWT.

BACA JUGA:Meningkatkan Ketulusan dalam Beribadah di Bulan Dzulqa’dah

Menjaga Amanah di Bulan Dzulqa’dah

Karena Dzulqa’dah adalah bulan haram, maka perbuatan baik akan dilipatgandakan pahalanya, dan dosa pun diperberat akibatnya. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat At-taubah ayat 36 yang mana berbunyi: 

إِنَّ عِدَّةَ ٱلشُّهُورِ عِندَ ٱللَّهِ ٱثْنَا عَشَرَ شَهْرًۭا فِى كِتَـٰبِ ٱللَّهِ...ۚ مِنْهَآ أَرْبَعَةٌۭ حُرُمٌۭ ۚ ذَٰلِكَ ٱلدِّينُ ٱلْقَيِّمُ فَلَا تَظْلِمُوا۟ فِيهِنَّ أَنفُسَكُمْ

Artinya: “Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan... di antaranya empat bulan haram. Itulah agama yang lurus, maka janganlah kamu menganiaya diri kamu dalam bulan yang empat itu.” (QS. At-Taubah: 36)

Karena itu, di bulan Dzulqa’dah ini, umat Islam seharusnya lebih berhati-hati dalam menjaga amanah. Baik amanah yang besar maupun kecil, semuanya akan ditimbang oleh Allah SWT pada hari Kiamat

Dari penjelasan di atas maka dapat kita simpulkan bahwa amanah adalah sifat mulia yang menjadi tanda utama orang beriman. Di bulan Dzulqa’dah yang penuh keagungan ini, menjaga amanah menjadi semakin penting karena setiap amal perbuatan dilipatgandakan pahalanya ataupun dosanya. Menjaga amanah bukan hanya bentuk ibadah sosial, tetapi juga bentuk kepatuhan kepada Allah dan Rasul-Nya. Dengan membiasakan diri hidup dalam kejujuran dan tanggung jawab, kita akan menjadi pribadi yang dicintai Allah dan manusia.

Mari kita jadikan Dzulqa’dah sebagai momentum untuk memperbaiki sikap kita dalam menjaga setiap amanah yang dipercayakan kepada kita — sekecil apa pun itu. Karena kelak, setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Allah SWT. Sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur'an Surat Al-Jatsiyah ayat 28 yang berbunyi: 

وَكُلُّ أُمَّةٍ يُدْعَىٰٓ إِلَىٰ كِتَـٰبِهِۦ ۖ ٱلْيَوْمَ تُجْزَوْنَ مَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

Artinya: “Dan tiap-tiap umat akan dipanggil kepada kitabnya: ‘Pada hari ini kamu diberi balasan terhadap apa yang telah kamu kerjakan.’” (QS. Al-Jatsiyah: 28)

Semoga kita tergolong sebagai hamba Allah yang amanah, jujur, dan bertanggung jawab, hingga layak menerima surga-Nya yang penuh kenikmatan. Aamiin. (djl)

Kategori :