إِنَّ عِدَّةَ ٱلشُّهُورِ عِندَ ٱللَّهِ ٱثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَـٰبِ ٱللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ ٱلسَّمَـٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ مِنْهَآ أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ
Artinya: "Sesungguhnya bilangan bulan pada sisi Allah adalah dua belas bulan... Di antaranya empat bulan haram." (QS. At-Taubah: 36)
Keempat bulan haram itu adalah Dzulqa’dah, Dzulhijjah, Muharram, dan Rajab. Imam Qatadah rahimahullah menjelaskan bahwa pada bulan-bulan ini dosa dilipatgandakan, demikian pula pahala kebaikan.
Dengan demikian, menjaga amanah pada bulan Dzulqa’dah menjadi lebih besar nilainya, sebab pelanggaran terhadap amanah di bulan ini akan mendatangkan dosa yang lebih besar, dan sebaliknya, menunaikannya mendatangkan pahala yang berlipat.
Ragam Amanah yang Harus Dijaga
1.Amanah terhadap Allah SWT
Ialah dengan menjalankan segala kewajiban seperti shalat, puasa, zakat, dan menjauhi larangan-Nya Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surat Al-Mu'minun ayat 8 yang mana berbunyi:
وَٱلَّذِينَ هُمْ لِأَمَـٰنَـٰتِهِمْ وَعَهْدِهِمْ رَٰعُونَ
Artinya: "Dan orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya." (QS. Al-Mu’minun: 8)
2.Amanah terhadap sesama Manusia
Seperti menjaga rahasia, membayar utang, jujur dalam berdagang, tidak mengkhianati pasangan atau sahabat, dan menepati janji.
3.Amanah dalam pekerjaan dan jabatan
Nabi Muhammad Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Bukhari dan Muslim yang mana berbunyi:
كُلُّكُمْ رَاعٍ وَكُلُّكُمْ مَسْئُولٌ عَنْ رَعِيَّتِهِ
Artinya: "Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai pertanggungjawaban atas yang dipimpinnya." (HR. Bukhari dan Muslim)
4.Amanah dalam menuntut dan menyampaikan ilmu