Ilmu Menumbuhkan Khusyuk dan Tunduk dalam Ibadah
Dengan ilmu, seseorang akan memahami makna dari setiap gerakan dan bacaan dalam ibadahnya. Ia akan lebih khusyuk karena sadar bahwa ibadahnya adalah bentuk kepatuhan kepada Allah, bukan sekadar rutinitas fisik.
Allah berfirman dalam Al-Qur'an Surat Fatir ayat 28 yang mana berbunyi:;
إِنَّمَا يَخْشَى اللَّهَ مِنْ عِبَادِهِ الْعُلَمَاءُ
Artinya: "Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya hanyalah ulama." (QS. Fathir: 28)
Rasa takut dan tunduk kepada Allah tidak bisa tumbuh tanpa ilmu. Semakin dalam ilmu seseorang, semakin dalam pula keimanannya, dan semakin kuat pula ibadahnya.
BACA JUGA:Bulan Dzulqa’dah dan Kewajiban Menjaga Amanah dalam Pekerjaan
Dari penjelasan di atas maka dapat disimpulkan bahwa Ibadah tanpa ilmu adalah kelalaian besar yang dapat menjerumuskan seseorang ke dalam kesesatan. Betapa banyak orang yang rajin beramal, tetapi tidak bernilai di sisi Allah karena tidak mengikuti tuntunan Rasulullah SAW. Oleh karena itu, menuntut ilmu sebelum beribadah adalah kewajiban yang tidak bisa ditawar.
Mari kita tingkatkan semangat menuntut ilmu agar setiap ibadah yang kita lakukan sesuai dengan tuntunan syariat. Jangan biarkan semangat beribadah menjadi sia-sia hanya karena kita lalai dalam memahami ilmunya. Belajarlah dari para ulama, hadirilah majelis-majelis ilmu, dan pelajarilah agama ini dari sumber yang shahih agar ibadah kita diterima oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala.
Semoga Allah menjadikan kita hamba-hamba-Nya yang berilmu dan istiqamah dalam ibadah yang benar. Aamiin. (djl)