Maka, dzikir yang tulus di bulan Dzulqa’dah bisa menjadi salah satu bentuk terapi jiwa. Menyebut nama Allah, memohon ampun, dan mengingat kasih sayang-Nya menjadi kekuatan yang dapat menghapus luka batin.
BACA JUGA:Menjaga Etika Bermedia Sosial di Bulan Mulia
Merawat Hati dengan Taubat dan Munajat
Salah satu jalan utama dalam menyembuhkan luka batin adalah dengan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT. Taubat yang tulus menghapus beban jiwa, sementara doa dan munajat membangun harapan dan kepercayaan diri.
Allah berfirman dalam Al-Qur'an Surat Az-zumar ayat 53 yang mana berbunyi:
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَىٰ أَنفُسِهِمْ لَا تَقْنَطُوا مِن رَّحْمَةِ اللَّهِ ۚإِنَّ اللَّهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا ۚ إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
Artinya: “Katakanlah, ‘Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri mereka sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sungguh, Dia-lah Yang Maha Pengampun, Maha Penyayang" (QS. Az-Zumar: 53)
Ayat ini menjadi pelipur lara bagi hati yang luka. Di bulan yang penuh kelembutan ini, siapa pun yang datang kepada Allah dengan penyesalan dan harapan akan mendapatkan pengampunan dan ketenangan.
BACA JUGA:Mencintai Masjid Dan Sholat Berjamaah Di Bulan Suci Dzulqa'dah
Menguatkan Diri dengan Ibadah Sunnah
Dzulqa’dah juga merupakan waktu yang tepat untuk membangun kekuatan spiritual melalui ibadah-ibadah sunnah, seperti puasa sunah, memperbanyak sedekah, memperbaiki Shalat malam, dan tilawah Al-Qur’an. Semua amalan itu bisa menyeimbangkan kondisi psikologis seseorang.
Dari Abdullah bin Umar RA, Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Hadits Tirmidzi yang mana berbunyi:
الدُّنْيَا مَلْعُونَةٌ، مَلْعُونٌ مَا فِيهَا، إِلَّا ذِكْرَ اللَّهِ وَمَا وَالَاهُ، وَعَالِمًا أَوْ مُتَعَلِّمًا
Artinya: “Dunia itu terlaknat dan segala isinya juga terlaknat, kecuali dzikir kepada Allah, dan apa yang berkaitan dengannya, serta orang alim dan orang yang belajar.” (HR. Tirmidzi)
Mengisi waktu di bulan Dzulqa’dah dengan aktivitas-aktivitas yang mendekatkan diri kepada Allah SWT adalah cara terbaik untuk memulihkan luka hati yang selama ini mungkin dibiarkan tanpa pengobatan.
Kesabaran dan Penerimaan: Kunci Kedamaian